ASIAASIA

RISTANSI: Riset AkuntansiRISTANSI: Riset Akuntansi

Penelitian ini berfokus pada implikasi penerapan PSAK 19, yaitu penerapan aset tetap tidak berwujud sebagai kekayaan perusahaan dan kondisi keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan PSAK 19, terutama film sebagai aset perusahaan. Penelitian dilakukan sebagai agenda magang industri yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara akademisi dan praktisi, yaitu terjun langsung ke industri untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi. Akuntansi perfilman memiliki peran akuntansi dalam industri film. Akuntansi perfilman di sini bertujuan untuk membangun konsep akuntansi yang praktis di industri perfilman Indonesia sebagai budaya yang terus berkembang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan secara primer dan sekunder dengan subjek perfilman Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran akuntansi ditemukan di setiap tahapan film dan praktik akuntansi yang berbeda ditemukan di industri film. Salah satunya adalah merekam film sebagai aset yang dimiliki oleh entitas film. Beberapa kendala yaitu royalti, pembajakan dan pelunasan dapat diselesaikan sebagai peran akuntan film. Kesimpulannya, diperlukan pembaharuan dan peran aktif akuntan dalam industri perfilman untuk membangun dan mengatasi hambatan industri perfilman Indonesia.

Film sebagai aset merupakan ketetapan dalam Akuntansi Perfilman, diatur berdasarkan PSAK No.Akuntansi berperan penting dalam membantu industri perfilman mengatasi masalah seperti pembajakan dan hak intelektual.Terdapat tekanan keuangan dalam penyusunan laporan keuangan karena tuntutan pihak internal dan eksternal terkait pembiayaan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai bagaimana model akuntansi yang paling tepat untuk diterapkan pada industri perfilman Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari aset tidak berwujud seperti film. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan sistem pengendalian internal yang efektif untuk mengatasi risiko pembajakan dan melindungi hak cipta film. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak penerapan PSAK 19 terhadap kinerja keuangan perusahaan perfilman, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi keputusan investasi dan pendanaan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu akuntansi dan peningkatan profesionalisme di industri perfilman Indonesia, serta membantu mengatasi tantangan yang dihadapi oleh para pelaku industri kreatif.

  1. AKUNTANSI PERFILMAN : PERAN DALAM INDUSTRI PERFILMAN NUSANTARA | RISTANSI: Riset Akuntansi. akuntansi... doi.org/10.32815/ristansi.v4i1.1677AKUNTANSI PERFILMAN PERAN DALAM INDUSTRI PERFILMAN NUSANTARA RISTANSI Riset Akuntansi akuntansi doi 10 32815 ristansi v4i1 1677
  1. #keputusan investasi#keputusan investasi
  2. #peran aktif#peran aktif
Read online
File size703.23 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-2MW
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test