CRIACRIA

Requisitoire Law EnforcementRequisitoire Law Enforcement

Studi ini bertujuan mengetahui Gaya Kepemimpinan Kepala Desa dalam Membangun Pembangunan Fisik Desa (Studi di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi). Kepala Desa adalah pimpinan lembaga pemerintah yang memiliki posisi strategis dan tanggung jawab luas. Pembangunan Desa adalah proses aktivitas pembangunan yang terjadi di Desa yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat dan kesejahteraan. Gaya Kepemimpinan merupakan peran penting untuk mencapai keberhasilan kepemimpinan seseorang di dalam suatu organisasi. Kepala Desa adalah pimpinan lembaga pemerintah yang memiliki posisi strategis dan tanggung jawab luas. Tanggung jawab di Desa adalah urusan tugas pelayanan yang berpusat pada Kepala Desa. Pencapaian pembangunan Desa, pemerintah Desa membuat rencana pembangunan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa. Hasil Penelitian Kepala Desa Sungai Bawang lebih dominan menggunakan gaya kepemimpinan partisipatif, meskipun tidak sepenuhnya digunakan. Jenis dan sumber data penelitian adalah Data Primer dan Data Sekunder. Teknik pengumpulan data adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi dan penelitian ini dilakukan di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi dengan berbagai seleksi responden yang diambil dari usia, pekerjaan, persyaratan gender.

Berdasarkan hasil analisis penelitian informan dan key informan terhadap semua indikator Gaya Kepemimpinan Kepala Desa dalam Membangun Pembangunan Fisik Desa (Studi di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi) dapat disimpulkan bahwa.Kepala Desa Sungai Bawang lebih dominan dalam menggunakan gaya partisipatif dalam kepemimpinannya, meskipun tidak sepenuhnya dan Kepala Desa menugaskan tugas kepada bawahannya sesuai dengan pekerjaan bawahannya, tetapi Kepala Desa lebih sering tidak hadir di lapangan saat peneliti melakukan penelitian.Kepala Desa sering tidak masuk kantornya dengan alasan sibuk dengan hal lain.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak kehadiran Kepala Desa di lapangan terhadap efisiensi proyek pembangunan desa. Selain itu, perlu diteliti faktor-faktor yang memengaruhi disiplin diri Kepala Desa dalam pengambilan keputusan, terutama dalam mempertimbangkan kebutuhan masyarakat setempat. Studi baru juga bisa mengeksplorasi metode inovatif untuk mengintegrasikan aspirasi warga desa dalam perencanaan RPJMDesa guna meningkatkan partisipasi aktif masyarakat. Pendekatan ini akan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembangunan desa yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

  1. #aktif masyarakat#aktif masyarakat
  2. #sumber data primer#sumber data primer
Read online
File size129.31 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2Mt
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test