LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING

ALACRITY : Journal of EducationALACRITY : Journal of Education

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sikap guru SMP dan kepala sekolah terhadap inspeksi perkuliahan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus. Alat pengumpulan data digunakan dalam wawancara karena bertujuan untuk membantu kepala sekolah mengakses data yang lebih luas terkait dengan komentar guru sekolah menengah tentang inspeksi kuliah. Kelompok studi penelitian ini adalah lima guru yang bekerja di MTS Swasta Pasaman pada tahun ajaran 2020-2021. Sampel dalam penelitian ditentukan dengan convenience sampling. Data ini diperoleh melalui formulir wawancara semi untuk penelitian terstruktur yang disiapkan oleh peneliti setelah studi pustaka. Validitas formulir wawancara yang digunakan dalam memperoleh data penelitian dianggap bertahap dalam hal kriteria. Temuan pada komentar guru di sekolah tempat penelitian dilakukan pada inspeksi kuliah oleh kepala sekolah. Temuan dianggap secara terpisah sebagai sub-masalah. Pada sub-masalah pertama, penulis bertujuan untuk menetapkan harapan kepala sekolah dalam hal tugas dan kompetensi. Para peserta diminta untuk membuat daftar tugas dan kompetensi yang mereka harapkan. Pada sub-masalah kedua, para peserta ditanya tentang pendapat mereka tentang peran kepemimpinan kepala sekolah selama inspeksi. Para peserta menginginkan seorang kepala sekolah yang merupakan pemimpin konstruktif yang dapat mengontrol gaya dan tingkat kritik. Pada sub-masalah ketiga, guru diminta pendapatnya tentang evaluasi dan gaya umpan balik kepala sekolah setelah pemeriksaan. Durasi harus ditentukan berdasarkan guru.

Profesi guru menjadi pusat perhatian pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya karena perdebatan sosial, politik dan profesional.Hal ini mungkin karena guru memiliki pandangan pesimis terhadap profesinya.Kelelahan adalah tantangan besar bagi guru untuk termotivasi.Hal ini dapat dianggap terkait dengan kepuasan kerja, rencana pelatihan jangka panjang dan visi profesional yang akan meningkatkan motivasi mereka untuk bekerja.Mekanisme inspeksi yang seharusnya hadir pada setiap tingkat pengajaran berbeda antar negara, antar sistem pendidikan, dan dari waktu ke waktu.Semua sistem pendidikan sedang mencari mekanisme inspeksi yang sesuai untuk mereka.Aplikasi saat ini melayani tujuan untuk menetapkan apakah pengajaran dilakukan sesuai dengan tujuannya.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak pelatihan kepemimpinan yang berfokus pada pendekatan inspeksi konstruktif terhadap motivasi dan kinerja guru. Penelitian ini dapat menggunakan desain kuasi-eksperimen untuk membandingkan hasil antara sekolah yang menerapkan pelatihan tersebut dengan sekolah kontrol. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut persepsi guru tentang peran kepala sekolah dalam proses inspeksi, dengan fokus pada bagaimana gaya komunikasi dan umpan balik kepala sekolah memengaruhi suasana belajar dan profesionalisme guru. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan sikap dan praktik guru terhadap inspeksi dari waktu ke waktu, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi pendekatan inspeksi yang berpusat pada guru.

  1. #pembelajaran bahasa#pembelajaran bahasa
  2. #studi pustaka#studi pustaka
Read online
File size161.54 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2Kc
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test