MGEDUKASIAMGEDUKASIA
PUSAKA : Jurnal Pengabdian MasyarakatPUSAKA : Jurnal Pengabdian MasyarakatImplementasi Kurikulum Merdeka dan tuntutan pendidikan di era Society 5.0 menuntut guru untuk mampu memanfaatkan teknologi digital secara pedagogis, salah satunya melalui pengembangan video pembelajaran yang mendukung pembelajaran diferensiasi. Namun, masih terdapat kesenjangan antara tuntutan tersebut dan kompetensi guru dalam mengolah video pembelajaran secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis dan pedagogis guru dalam pembuatan video pembelajaran berbasis diferensiasi melalui pelatihan penggunaan aplikasi CapCut. Metode yang digunakan berupa lokakarya dan pendampingan berkelanjutan yang melibatkan 44 guru kimia dari 24 sekolah menengah di Kabupaten Bireuen. Pelatihan dilaksanakan melalui tahapan terstruktur yang meliputi pengenalan aplikasi, penyampaian materi dasar pengeditan video, penyusunan storyline dan naskah, praktik langsung, serta evaluasi melalui diskusi dan tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebanyak 30 guru (68%) mengalami peningkatan kompetensi yang signifikan, 8 guru (18%) berada pada kategori cukup meningkat, dan 6 guru (14%) tidak menunjukkan peningkatan yang berarti. Guru yang mengalami peningkatan mampu menghasilkan video pembelajaran yang lebih terstruktur, komunikatif, dan sesuai dengan prinsip pembelajaran diferensiasi. Variasi hasil pelatihan dipengaruhi oleh perbedaan pengalaman awal dan literasi teknologi peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan menggunakan aplikasi yang mudah diakses seperti CapCut efektif dalam meningkatkan kompetensi guru serta berpotensi mendukung penguatan pembelajaran digital di sekolah.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan pembuatan video pembelajaran menunjukkan peningkatan kemampuan guru.Berdasarkan evaluasi terhadap 44 guru yang ikut serta, mayoritas peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam mengedit dan menciptakan video pembelajaran, baik dari sisi teknis maupun pedagogis yang mendukung proses pembelajaran digital.Pelatihan yang dirancang dengan metode lokakarya, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan dapat membantu guru memahami pemanfaatan aplikasi pengeditan video serta menciptakan hasil video pembelajaran yang lebih terstruktur, inovatif dan aplikatif.Namun masih ada beberapa peserta yang menunjukkan peningkatan kemampuan yang belum memadai, yang menunjukkan perlunya pendampingan lebih lanjut dan penyesuaian strategi pelatihan sesuai dengan tingkat literasi teknologi dan kebutuhan peserta masing-masing.Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan video pembelajaran memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai usaha peningkatan kualitas pembelajaran digital di institusi pendidikan.
Pelatihan pembuatan video pembelajaran berbasis aplikasi CapCut dapat diperluas dengan menambahkan modul khusus untuk guru yang memiliki tingkat literasi teknologi rendah. Selain itu, integrasi prinsip pembelajaran diferensiasi ke dalam setiap tahap pelatihan perlu diperkuat agar hasil video pembelajaran benar-benar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran inklusif. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi aplikasi lain seperti Canva atau Adobe Premiere untuk membandingkan efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi guru. Dengan pendekatan ini, pelatihan akan lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.
| File size | 285.89 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN SUSKAUIN SUSKA 840 guru PAI tingkat SMA yang terdaftar di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Sampel sebanyak 378 guru ditentukan dengan rumus Slovin dan dipilih melalui840 guru PAI tingkat SMA yang terdaftar di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Sampel sebanyak 378 guru ditentukan dengan rumus Slovin dan dipilih melalui
LP3MZHLP3MZH Pendampingan lebih lanjut agar guru-guru mampu menyusun proposal, melaksanakan penelitian, menyusun laporan akhir dan menulis artikel untuk diterbitkanPendampingan lebih lanjut agar guru-guru mampu menyusun proposal, melaksanakan penelitian, menyusun laporan akhir dan menulis artikel untuk diterbitkan
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan konsep dan karakteristik Kurikulum Merdeka yang Direvisi dalam pembelajaran PAI, menganalisis kesiapan guru danArtikel ini bertujuan untuk menggambarkan konsep dan karakteristik Kurikulum Merdeka yang Direvisi dalam pembelajaran PAI, menganalisis kesiapan guru dan
BDKJAKARTABDKJAKARTA Secara khusus, tantangan kunci yang diidentifikasi termasuk risiko plagiarisme, kekhawatiran tentang akurasi data, pemahaman kontekstual yang terbatas,Secara khusus, tantangan kunci yang diidentifikasi termasuk risiko plagiarisme, kekhawatiran tentang akurasi data, pemahaman kontekstual yang terbatas,
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Hal ini ditunjukan dari berbagai evaluasi yang telah dilakukan, khususnya pada evaluasi keterampilan, dimana seluruh guru yang mengikuti pelatihan mampuHal ini ditunjukan dari berbagai evaluasi yang telah dilakukan, khususnya pada evaluasi keterampilan, dimana seluruh guru yang mengikuti pelatihan mampu
DINAMIKADINAMIKA Pada tahap perencanaan, dilakukan koordinasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sosiologi di Malang Raya dan Jawa Timur sebagai mitra kegiatan.Pada tahap perencanaan, dilakukan koordinasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sosiologi di Malang Raya dan Jawa Timur sebagai mitra kegiatan.
STIABENGKULUSTIABENGKULU Pendekatan-pendekatan ini memainkan peran penting dalam meningkatkan kepercayaan diri, ekspresi verbal, dan kemampuan berinteraksi sosial anak. BerdasarkanPendekatan-pendekatan ini memainkan peran penting dalam meningkatkan kepercayaan diri, ekspresi verbal, dan kemampuan berinteraksi sosial anak. Berdasarkan
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari semangat dan antusias anak dalam mengikuti kegiatan ini. Selain itu, anak-anak datang tepat waktu dalam kegiatanKeberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari semangat dan antusias anak dalam mengikuti kegiatan ini. Selain itu, anak-anak datang tepat waktu dalam kegiatan
Useful /
UIN SUSKAUIN SUSKA Pertama, overcrowding menciptakan lingkungan yang menantang - panas, bising, dan sempit - membuat sulit bagi santriwati untuk bernapas dengan bebas, apalagiPertama, overcrowding menciptakan lingkungan yang menantang - panas, bising, dan sempit - membuat sulit bagi santriwati untuk bernapas dengan bebas, apalagi
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan makna, berbagai metode, dan jenis desain pengembangan kurikulum, khususnya terkait Pendidikan Agama Islam (PAI).Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan makna, berbagai metode, dan jenis desain pengembangan kurikulum, khususnya terkait Pendidikan Agama Islam (PAI).
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Penerapan cinta sebagai fondasi kurikulum merupakan pendekatan penting untuk mewujudkan pendidikan yang humanistik dan holistik. Integrasi nilai afektifPenerapan cinta sebagai fondasi kurikulum merupakan pendekatan penting untuk mewujudkan pendidikan yang humanistik dan holistik. Integrasi nilai afektif
JURNALSTIKESTULUNGAGUNGJURNALSTIKESTULUNGAGUNG Rancangan Pra-Eksperimental dengan control group pre-post test design dilakukan terhadap 16 pasien di RSJ Menur Surabaya. Intervensi berupa mendengarkan,Rancangan Pra-Eksperimental dengan control group pre-post test design dilakukan terhadap 16 pasien di RSJ Menur Surabaya. Intervensi berupa mendengarkan,