MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI

Jurnal Pendidikan DEIKSISJurnal Pendidikan DEIKSIS

Subjek penelitian tindakan ini adalah siswa berkebutuhan khusus kelas dasar II yang berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan 1)tes membaca lisan dan tes membaca tertulis memahami bacaan, 2) observasi ,3) dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif yaitu dengan mencari rerata.indikator keberhasilan siswa yang harus dicapai dengan rerata kelas 65 dan ketuntasannya 80%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran membaca dengan menggunakan media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas Dasar II Sekolah Inklusi Mentari Fajar. Pada data awal ketercapaian KKM hanya 40%, kemudian meningkat menjadi 60%, dan terakhir menjadi 80%. Pada tindakan ini kemampuan membaca siswa dengan artikulasi, intonasi, dan volume meningkat hingga mencapai kriteria ketuntasan yang di tetapkan yaitu dengan rata- rata kelas 65 dan ketuntasan 80%. Pada siklus I digunakan media gambar yang ukuranya kecil dan dengan gambar yang kurang berwarna, pada silus II digunakan kartu bergambar dengan ukuran yang lebih besar dan dengan gambar yang lebih berwarna.

Penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa penggunaan media kartu bergambar secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas dasar II di Sekolah Inklusi Mentari Fajar.Data menunjukkan peningkatan capaian KKM dari 40% pada tahap awal menjadi 60% pada siklus I dan mencapai 80% pada siklus II.Hasil ini mengindikasikan bahwa media kartu bergambar efektif dalam memperbaiki tingkat ketuntasan membaca.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah variasi media bergambar, seperti kartu interaktif digital dibandingkan kartu cetak tradisional, memberikan peningkatan yang lebih signifikan terhadap kemampuan membaca siswa berkebutuhan khusus (penelitian: bagaimana perbandingan efektivitas media digital dan cetak?). Selain itu, penting untuk mengevaluasi keberlanjutan peningkatan tersebut dengan melacak retensi keterampilan membaca siswa selama satu tahun penuh, meliputi transisi ke kelas berikutnya (penelitian: sejauh mana siswa mempertahankan hasil belajar setelah siklus I dan II?). Selanjutnya, menggabungkan strategi multimodal, misalnya penambahan dukungan audio atau aktivitas kinestetik bersama kartu bergambar, dapat memperluas manfaat bagi anak dengan kebutuhan belajar yang beragam (penelitian: bagaimana pengaruh kombinasi media visual, audio, dan kinestetik terhadap pemahaman membaca?). Ketiga arah studi ini akan memperkuat temuan awal, mengatasi keterbatasan sampel kecil dan konteks tunggal, serta memberikan panduan praktis bagi guru dalam memilih media pembelajaran yang optimal.

  1. #penelitian tindakan kelas#penelitian tindakan kelas
  2. #hasil belajar siswa#hasil belajar siswa
Read online
File size184.95 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2Hg
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test