IAISAMBASIAISAMBAS

Archipelago Journal of Southeast Asia Islamic StudiesArchipelago Journal of Southeast Asia Islamic Studies

Kajian ini membahas secara komprehensif tentang paham Inkar Sunnah, yaitu sebuah gerakan yang menolak sunnah Nabi Muhammad SAW sebagai sumber hukum Islam setelah al-Quran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, sejarah kemunculan, bentuk-bentuk pemikiran, serta argumen yang dikembangkan oleh kelompok pengingkar sunnah, baik dalam konteks klasik maupun modern, termasuk perkembangan gerakannya di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui telaah terhadap literatur klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa argumen-argumen kelompok Inkar Sunnah, baik yang bersifat naqli maupun non-naqli, memiliki kelemahan secara metodologis dan teologis, dan paham ini berpotensi merusak otoritas sunnah dalam kehidupan beragama umat Islam. Oleh karena itu, penguatan literasi keislaman dan pembelajaran hadis secara sistematis sangat penting untuk menangkal penyebaran pemikiran ini di tengah masyarakat.

Paham Inkar Sunnah merupakan bentuk penolakan terhadap sunnah Nabi Muhammad SAW sebagai sumber hukum kedua dalam Islam setelah al-Quran.Argumen yang diajukan oleh kelompok Inkar Sunnah, baik dari sisi naqli maupun non-naqli, terbukti lemah secara metodologis dan historis.Penguatan pemahaman terhadap hadis dan pentingnya sunnah sebagai bagian integral dari ajaran Islam perlu ditanamkan secara berkelanjutan melalui pendidikan dan literasi keislaman di berbagai lini masyarakat.

Upaya penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penyebaran paham Inkar Sunnah melalui media sosial di kalangan generasi muda, memetakan perbandingan historis antara gerakan Inkar Sunnah di Indonesia dengan yang terjadi di negara-negara Timur Tengah, serta mengevaluasi efektivitas model pendidikan hadis yang bersifat interaktif dalam meningkatkan pemahaman publik tentang otoritas sunnah. Studi futuristik juga bisa mengexplore peran teknologi informasi dalam memperkuat respons ilmu hadis terhadap klaim penolakan sunnah yang bersumber dari kritik orientalis. Penelitian bisa mengukuhkan relevansi pengajaran sanad hadis dalam konteks globalisasi yang menantang otoritas tradisionil agama.

  1. #surah luqman#surah luqman
  2. #surah luqman verses#surah luqman verses
Read online
File size198.84 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2FA
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test