STTABSTTAB

MAN_RAFMAN_RAF

Peranan orangtua bagi anak‑anaknya dalam pertumbuhan rohaninya sangat penting, dan dimulai sejak usia dini. Pengajaran untuk pertumbuhan rohani anak tidak hanya diserahkan kepada gereja atau pada saat ibadah sekolah minggu saja, tetapi yang terpenting dan terutama adalah peran orangtua dalam keluarga untuk anak‑anaknya. Jika diperhatikan, masih banyak orangtua yang belum menyadari pentingnya peranan mereka sebagai orangtua untuk mendidik pertumbuhan rohani anak‑anaknya; oleh karena itu tulisan ini mencoba mengingatkan kembali pentingnya peran orang tua dalam pertumbuhan anak.

Orang tua harus mengajarkan perintah Allah secara berulang dan menyeluruh sehingga firman Tuhan menjadi pengendali hidup anak, terutama di tengah perubahan zaman dan dominasi teknologi yang menarik perhatian anak.Dengan membekali anak melalui pengajaran firman Tuhan serta menjadi teladan hidup yang konsisten, orang tua dapat menuntun anak menuju pertumbuhan rohani yang benar.Jika teladan tidak diberikan, anak cenderung mengabaikan ajaran spiritual dan berisiko menolak atau mencemooh nilai‑nilai rohani yang diajarkan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara kuantitatif bagaimana praktik pengajaran rohani yang dilakukan orang tua memengaruhi perilaku religius anak pada berbagai rentang usia, sehingga dapat dipetakan faktor‑faktor yang memperkuat atau menghambat pertumbuhan spiritual. Selanjutnya, studi komparatif antara pendidikan rohani yang diberikan oleh orang tua dengan yang diselenggarakan oleh gereja atau sekolah minggu dapat menilai efektivitas masing‑masing pendekatan dalam membentuk moralitas dan keimanan anak. Penelitian juga diperlukan untuk memahami peran media digital dalam proses transmisi nilai‑nilai rohani di lingkungan keluarga, termasuk bagaimana anak‑anak menanggapi konten religius di platform online. Berdasarkan temuan tersebut, dapat dikembangkan model intervensi yang membantu orang tua memanfaatkan teknologi secara positif untuk memperkuat pengajaran rohani. Akhirnya, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi anak‑anak terhadap teladan rohani orang tua dapat memberikan wawasan mendalam tentang dinamika hubungan keluarga dalam konteks iman.

  1. #praktik pengajaran#praktik pengajaran
  2. #model intervensi#model intervensi
Read online
File size354.47 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-2Hl
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test