UNDARUNDAR

Journal of Public PowerJournal of Public Power

Kajian yang diambil dalam penelitian ini adalah peran‑peran yang dilakukan oleh santri abdi dalem dalam pola hubungan yang ada pada Pondok Pesantren Maimunah Fil Madinah serta pengaruhnya terhadap privilege santri abdi dalem. Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren Maimunah Fil Madinah, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang dikaji menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik milik George Herbert Mead dan didukung oleh teori Pertukaran Sosial milik Peter M. Blau. Informan dalam penelitian ini terdiri atas santri putra dan santri abdi dalem putra yang ada di Pondok Pesantren Maimunah Fil Madinah. Penelitian ini mengungkapkan beberapa temuan terkait peran santri abdi dalem, yang terdiri dari tiga peran utama, yakni sebagai penjaga tradisi dan teladan bagi seluruh santri, berperan penting dalam menjaga dan melestarikan nilai‑nilai yang ada di pesantren; sebagai penghubung antargenerasi, memfasilitasi komunikasi dan transfer pengetahuan; serta sebagai asisten kiai yang membantu pelaksanaan berbagai aktivitas di pesantren. Peran‑peran ini memberikan privilege, di antaranya santri ndalem mendapatkan kepercayaan khusus dan kedekatan dari kiai serta santri lainnya, memiliki akses eksklusif ke ndalem/tempat tinggal kiai, membentuk status sosial yang jelas dalam struktur komunitas pesantren, dan memperoleh fasilitas yang lebih baik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa santri abdi dalem memainkan tiga peran utama—penjaga tradisi, penghubung antargenerasi, dan asisten kiai—yang secara simultan menghasilkan privilege berupa kepercayaan khusus, akses eksklusif, dan status sosial yang lebih tinggi dalam komunitas pesantren.Privilege tersebut tidak hanya bersifat material, tetapi juga bersifat simbolik, memperkuat hierarki sosial serta memperkaya pengalaman spiritual santri abdi dalem.Meskipun temuan memberikan gambaran mendalam, keterbatasan sampel kecil dan fokus pada satu pesantren menuntut penelitian lanjutan dengan cakupan lebih luas.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan geografis dengan membandingkan peran dan privilege santri abdi dalem di berbagai pesantren di Indonesia untuk menilai variasi budaya dan struktural yang ada; selanjutnya, studi longitudinal yang melibatkan santri abdi dalem selama periode lebih lama dapat mengungkap dinamika perubahan peran, privilege, dan identitas mereka seiring waktu, terutama dalam konteks transisi menuju dunia digital; terakhir, peneliti dapat mengembangkan pendekatan kuantitatif yang mengukur persepsi privilege dan kepuasan hidup santri abdi dalem, termasuk variabel gender, usia, dan latar belakang pendidikan, guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif dan dapat digeneralisasikan bagi kebijakan pengembangan pesantren.

Read online
File size841.33 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-2F6
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test