STITMUHBASTITMUHBA
TarbiyahMUTarbiyahMUPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Analisis data dilakukan melalui observasi berkelanjutan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama Islam di SMK Muhammadiyah Banjar merencanakan pembelajaran sesuai kurikulum dan materi yang relevan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Implementasi upaya ini meliputi pembelajaran intrakurikuler dengan menunjukkan dalil dalam Al-Quran tentang haramnya narkoba dan kegiatan ekstrakurikuler seperti razia, seminar narkoba bulanan, serta kegiatan pondok Ramadhan untuk memperkuat iman dan akhlak mulia siswa. Guru PAI menunjukkan kepedulian tinggi terhadap masalah narkoba di kalangan siswa. Peneliti menyarankan sekolah, terutama guru PAI, untuk mengembangkan upaya lebih lanjut dalam mencegah penyalahgunaan narkoba guna mencetak generasi muda yang bebas dari pengaruh narkoba. Orang tua juga diharapkan lebih memperhatikan dan menanamkan nilai-nilai agama sejak dini pada anak-anak. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi para pengguna.
Guru Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah Banjar berperan penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba melalui pendidikan moral dan kegiatan pencegahan seperti seminar serta bimbingan.Meskipun upaya tersebut efektif, tantangan seperti kurangnya dukungan keluarga dan lingkungan sosial masih menghambat pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba.Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat antara sekolah, guru, dan orang tua untuk memperkuat program pencegahan yang berkelanjutan.
Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas integrasi materi bahaya narkoba dalam kurikulum PAI secara sistematis, apakah pendekatan agama mampu membentuk penolakan psikologis terhadap narkoba dalam jangka panjang. Kedua, perlu dikaji bagaimana peran orang tua dan lingkungan keluarga dapat dikuatkan melalui program sekolah berbasis komunitas, seperti pelatihan parenting agama yang terstruktur dan keterlibatan langsung dalam kegiatan pencegahan narkoba. Ketiga, diperlukan studi tentang potensi kerja sama antara sekolah dengan lembaga eksternal seperti BNN atau ormas keagamaan untuk menciptakan model pencegahan multilevel yang melibatkan pendekatan hukum, agama, dan sosial secara terpadu. Penelitian-penelitian ini dapat mengungkap faktor-faktor kunci yang memperkuat ketahanan siswa, mengidentifikasi celah intervensi dini yang lebih efektif, serta menyusun strategi pencegahan yang tidak hanya reaktif tetapi juga proaktif dan berkelanjutan. Dengan demikian, program pencegahan tidak hanya terbatas di lingkungan sekolah, tetapi menyentuh aspek keluarga dan masyarakat secara menyeluruh. Pendekatan holistik semacam ini penting untuk mengatasi kompleksitas masalah narkoba yang tidak bisa diselesaikan hanya melalui pendidikan agama semata. Penelitian baru harus mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai keagamaan bisa dikonversi menjadi perilaku nyata tolak narkoba di tengah tekanan sosial. Selain itu, penting untuk mengetahui apakah kegiatan ekstrakurikuler seperti pondok Ramadhan benar-benar berdampak jangka panjang terhadap karakter siswa. Akhirnya, model pencegahan yang melibatkan siswa sebagai agen perubahan perlu dievaluasi untuk melihat potensinya dalam menciptakan budaya anti-narkoba di sekolah.
- Penyuluhan Hukum Bahaya Narkotika serta Bentuk Pencegahan dikalangan Remaja Mustika Karang Satria Kabupaten... doi.org/10.25134/empowerment.v6i01.6501Penyuluhan Hukum Bahaya Narkotika serta Bentuk Pencegahan dikalangan Remaja Mustika Karang Satria Kabupaten doi 10 25134 empowerment v6i01 6501
- PENTINGNYA EDUKASI PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN BAHAYA HIV/AIDS TERHADAP GENERASI MUDA: THE IMPORTANCE... doi.org/10.56444/pengabdian45.v1i1.9PENTINGNYA EDUKASI PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN BAHAYA HIV AIDS TERHADAP GENERASI MUDA THE IMPORTANCE doi 10 56444 pengabdian45 v1i1 9
| File size | 177.98 KB |
| Pages | 3 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Strategi yang dilalukan oleh Guru PAI untuk meningkatkan religiusitas siswa yaitu dengan menerapkan beberapa program sekolah yaitu seperti.melaksanakanStrategi yang dilalukan oleh Guru PAI untuk meningkatkan religiusitas siswa yaitu dengan menerapkan beberapa program sekolah yaitu seperti.melaksanakan
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Namun, hambatan utama seperti keterbatasan sarana dan infrastruktur, perbedaan kemampuan teknis guru, serta rendahnya kesiapan siswa dalam pembelajaranNamun, hambatan utama seperti keterbatasan sarana dan infrastruktur, perbedaan kemampuan teknis guru, serta rendahnya kesiapan siswa dalam pembelajaran
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Sebaliknya, Kurikulum Akhlak PAI di Indonesia berakar pada nilai teologis-spiritual untuk membentuk karakter yang saleh dan patuh. Dengan menggunakan metodeSebaliknya, Kurikulum Akhlak PAI di Indonesia berakar pada nilai teologis-spiritual untuk membentuk karakter yang saleh dan patuh. Dengan menggunakan metode
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Namun, tantangan seperti rendahnya motivasi belajar, ketidakseimbangan antara teori dan praktik, serta kurangnya soft skills dan keterbatasan produksiNamun, tantangan seperti rendahnya motivasi belajar, ketidakseimbangan antara teori dan praktik, serta kurangnya soft skills dan keterbatasan produksi
SGTSGT The validity of the data in this study was carried out the source triangulation technique and the method triangulation technique. The results of the studyThe validity of the data in this study was carried out the source triangulation technique and the method triangulation technique. The results of the study
STIKKENDALSTIKKENDAL Teknologi mempermudah komunikasi, pembelajaran, dan aktivitas sehari-hari, tetapi penyalahgunaannya berpotensi menimbulkan kecanduan digital, degradasiTeknologi mempermudah komunikasi, pembelajaran, dan aktivitas sehari-hari, tetapi penyalahgunaannya berpotensi menimbulkan kecanduan digital, degradasi
IICETIICET Namun, upaya guru PAI telah menghasilkan dampak positif, seperti peningkatan toleransi siswa dan terciptanya lingkungan sekolah yang harmonis. PenelitianNamun, upaya guru PAI telah menghasilkan dampak positif, seperti peningkatan toleransi siswa dan terciptanya lingkungan sekolah yang harmonis. Penelitian
UMSUUMSU Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitianMenggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian
Useful /
POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja setelah intervensi. Proporsi responden dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dariHasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja setelah intervensi. Proporsi responden dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan mengumpulkan data dengan melakukan wawancara dan observasi terhadap peserta UMKM di sekitarPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan mengumpulkan data dengan melakukan wawancara dan observasi terhadap peserta UMKM di sekitar
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Motivasi utama dalam melaksanakan pekerjaan tambahan tidak semata-mata bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, melainkan sebagai wujud pengabdian danMotivasi utama dalam melaksanakan pekerjaan tambahan tidak semata-mata bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, melainkan sebagai wujud pengabdian dan
IPDNIPDN Hal ini menjadi perhatian bagi Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Brawijaya University (UB) dalam satu dekade terakhir. Beberapa orang dosen pada departemenHal ini menjadi perhatian bagi Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Brawijaya University (UB) dalam satu dekade terakhir. Beberapa orang dosen pada departemen