DWCUDWCU

Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesAradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies

Fokus pembahasan artikel ini adalah mengkaji konsep pemikiran pemikiran Will Kymlicka mengenai keadilan dan hak-hak minoritas di negara multikultural dan relevansinya untuk negara Indonesia. Paper ini dibuat menggunakan metode studi pustaka. Kami mengkaji pemikiran Will Kymlicka dari bukunya yang berjudul “Kewargaan Multikultural. Fokus kajian kami kemudian dipersempit dengan mendalami pemikirannya pada bab delapan buku tadi, di mana ia menjelaskan tentang “Keadilan Dan Hak-Hak Minoritas. Selain itu, kami juga mencari sumber kepustakaan yang lain, baik dari buku Kymlicka lainnya, maupun juga dari buku-buku pemikir liberal yang lain, yang memberikan perhatian pada masalah multikulturalisme. Kemudian, untuk memberikan batasan masalah, kami merumuskan pertanyaan utama pembahasan kami, yaitu: Bagaimana proses pengakomodasian hak-hak dan kepentingan warga negara dari budaya minoritas di kancah politik negara demokrasi multikultural sehingga keadilan itu dapat tercipta? Penelaahan dan penjelasan mengenai konsep keadilan dan hak-hak minoritas Kymlicka, kami uraikan dalam empat bagian. Bagian pertama, kami menyajikan masalah keadilan yang menjadi latar belakang kajian dan fokus kritik Kymlicka dalam tradisi teori liberal. Bagian kedua, kami menyajikan tiga argumen Kymlicka untuk mengatasi masalah keadilan tadi. Bagian ketiga, kami mencoba menarik relevansi konsep keadilan Kymlicka dalam konteks negara multikultural seperti Indonesia. Di akhir pembahasan, kami juga menyajikan penutup berupa kesimpulan dan saran.

Konsep Kymlicka mengenai liberalisme dalam masyarakat multikultural tetap akan relevan karena menjawab persoalan mengenai liberalisme serta bersikap kritis terhadap realitas pembatasan kebebasan yang bertolak belakang dengan hak terberi manusia.Realitas ketidakadilan terjadi di Indonesia, terutama terkait agama mayoritas dan minoritas.Konsep ini penting disadari masyarakat Indonesia agar membuka mata, menjadi kritis, dan memperbaiki tatanan sosial yang timpang akibat politik multikultural.

Penelitian lebih lanjut dapat menggali lebih dalam mengenai bagaimana implementasi konsep kewarganegaraan multikultural Kymlicka di tingkat lokal, khususnya dalam konteks desa adat atau komunitas dengan keberagaman etnis yang tinggi. Studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai model pendidikan multikultural di berbagai daerah di Indonesia, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana media, baik mainstream maupun sosial, berperan dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi dinamika hubungan antar kelompok mayoritas dan minoritas di Indonesia, serta bagaimana cara mempromosikan narasi yang lebih inklusif dan toleran melalui media.

  1. Konsep Liberalisme Will Kymlicka dalam Masyarakat Multikultural dan Relevansinya untuk Negara Indonesia... journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/aradha/article/view/786Konsep Liberalisme Will Kymlicka dalam Masyarakat Multikultural dan Relevansinya untuk Negara Indonesia journal theo ukdw ac index php aradha article view 786
  1. #alpha female lidia#alpha female lidia
  2. #pemuda gkmi jepara#pemuda gkmi jepara
Read online
File size274.06 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2DY
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test