UMPRIUMPRI

JURNAL e-DuMathJURNAL e-DuMath

Penelitian ini berusaha untuk memahami tantangan yang dialami siswa dan unsur-unsur yang berkontribusi pada kesulitan mereka dalam menyelesaikan masalah cerita matematika berdasarkan proses Newman. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sampel penelitian ini meliputi 16 siswa yang diambil dari seluruh populasi kelas 3 SDN Wonoayu 2 Sidoarjo. Subjek dipilih berdasarkan jumlah siswa yang paling banyak melakukan kesalahan soal tes. Sebagai pendekatan pengumpulan data, tes tulis dan wawancara digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, kesulitan siswa dalam menjawab soal cerita pada tahap membaca dan memahami soal yakni semacam kesulitan dalam mendeteksi kata kunci pertanyaan. Kesulitan siswa pada tahap transformasi bisa dimanifestasikan oleh kesalahan di mana siswa tidak bisa menentukan ataupun menulis rumus untuk menyelesaikan masalah. Kesulitan siswa pada tahap keterampilan proses bisa diidentifikasi berdasarkan temuan dimana siswa melaksanakan kesalahan berhitung. Hal ini dipengaruhi oleh kemampuan siswa dalam mengingat perkalian. Kesulitan pada tahap penulisan jawaban termasuk efek dari sulitnya tahap keterampilan proses.

Berdasarkan kajian pada tantangan siswa dalam menjawab soal cerita matematika meliputi materi perkalian di SDN Wonoayu 2 Sidoarjo, diketahui bahwasanya siswa mengalami kesulitan ialah pada tahap membaca dan pemahaman soal.Hal ini terwujud dalam bentuk kata kunci yang sulit diidentifikasi, yang tercermin dalam berbagai jenis kesalahan yang dibuat siswa, seperti menulis informasi yang tidak mencukupi ataupun tidak menuliskannya.Kesulitan siswa pada tahap transformasi bisa dimanifestasikan oleh kesalahan di mana siswa tidak bisa menentukan ataupun menuliskan rumus untuk menyelesaikan masalah.Kesulitan siswa pada tahap keterampilan proses dipengaruhi oleh kemampuan siswa dalam mengingat perkalian dan ditandai dengan kesalahan perhitung yang dilaksanakan siswa.Sehingga siswa tidak bisa mengidentifikasi kesimpulan yang tepat.Kesulitan pada tahap penulisan jawaban termasuk dampak dari kesulitan tahap keterampilan proses.

Berdasarkan hasil penelitian, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran matematika yang lebih adaptif terhadap gaya belajar siswa, khususnya dalam pemecahan soal cerita. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor eksternal yang memengaruhi kesulitan belajar matematika siswa, seperti lingkungan keluarga dan sosial. Pengembangan instrumen asesmen yang lebih komprehensif untuk mengukur pemahaman konsep matematika siswa juga menjadi penting, sehingga dapat memberikan umpan balik yang lebih akurat kepada guru untuk menyesuaikan strategi pembelajaran. Terakhir, penelitian kuantitatif dengan melibatkan sampel yang lebih besar dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi pembelajaran yang dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar matematika siswa.

  1. #pembelajaran matematika#pembelajaran matematika
  2. #peserta didik#peserta didik
Read online
File size347.88 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2DG
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test