UINMADURAUINMADURA

Mabny: Journal of Sharia Management and BusinessMabny: Journal of Sharia Management and Business

Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan salah satu bentuk bantuan sosial yang diberikan pemerintah untuk membantu perekonomian masyarakat yang terdampak oleh berbagai krisis ekonomi. Namun, masalah ketidakmerataan distribusi BLT sering kali memicu ketidakpuasan di kalangan penerima manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh distribusi Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tidak merata terhadap ketidakpuasan masyarakat menengah ke bawah di Kecamatan Jatiagung, Gumukmas. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian studi kasus, pengambilan sampel dengan purposive sampling, yang melibatkan 100 responden. Data dianalisis menggunakan Structure Equation Modeling (SEM) dengan software analisis SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi biaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel minat konsumen memilih PT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi BLT yang tidak merata berpengaruh signifikan terhadap ketidakpuasan masyarakat, terutama dalam hal jumlah dan waktu penyaluran. Ketidakmerataan ini berpotensi memperburuk ketegangan sosial dan memperlemah efektivitas program bantuan. Temuan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya kebijakan pemerintah dalam memperbaiki sistem distribusi bantuan sosial agar lebih adil, merata dan tepat sasaran.

Penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tidak merata memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat ketidakpuasan masyarakat menengah ke bawah di Desa Jatiagung Gumukmas.Masyarakat yang merasa tidak mendapatkan akses atau bagian yang sebanding dari bantuan ini cenderung mengalami kekecewaan yang berujung pada meningkatnya ketidakpuasan sosial dan ekonomi.Oleh karena itu, kebijakan distribusi bantuan tunai perlu mempertimbangkan prinsip keadilan dan pemerataan, serta memperbaiki sistem distribusi BLT dengan menggunakan data yang akurat dan mekanisme yang transparan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian ke desa-desa lain dengan karakteristik sosial ekonomi yang berbeda untuk menguji generalisasi temuan. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan atau ketidakpuasan masyarakat terhadap distribusi bantuan, seperti tingkat pendidikan, akses informasi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai mekanisme distribusi bantuan, termasuk penggunaan teknologi digital dan peran lembaga swadaya masyarakat, dalam meningkatkan keadilan dan transparansi penyaluran bantuan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam perumusan kebijakan bantuan sosial yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Read online
File size394.63 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test