IAINTAKENGONIAINTAKENGON
Ta'dib: Jurnal Pemikiran PendidikanTa'dib: Jurnal Pemikiran PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi program Pengajaran Tahfizh Quran untuk anak-anak taman kanak-kanak menggunakan Model Evaluasi Context, Input, Process and Product (CIPP) dari Stufflebeam. Penelitian dengan pendekatan kualitatif ini menerapkan analisis desain eksplanatori dari model CIPP dalam mengevaluasi dua taman kanak-kanak Islam di Aceh, Indonesia. Taman kanak-kanak tersebut dipilih karena memiliki Program Tahfizh Quran intensif untuk anak usia dini. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian data dianalisis, diinterpretasi secara deskriptif. Formulir wawancara semi terstruktur dan formulir observasi digunakan sebagai alat pengumpulan data. Data disebarkan kepada dua guru, dua kepala sekolah; dua orang tua. Selain itu, dua kelompok diamati selama proses belajar mengajar Program Tahfizh Quran. Sepuluh anak dari kelompok tersebut dipilih sebagai sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis tematik dipilih, temuan untuk konteks mengungkapkan bahwa infrastruktur fisik lembaga pendidikan taman kanak-kanak harus ditingkatkan. Mengenai dimensi input, ditemukan bahwa kurikulum tahfizh telah dipersiapkan dengan baik, faktor keluarga dan perbedaan individu anak-anak telah dikolaborasikan. Mengenai dimensi proses, terungkap bahwa studi yang paling sedikit dilakukan adalah implementasi praktik di rumah yang berkualitas, studi penilaian, dan penambahan atau penghapusan pusat pembelajaran sesuai kebutuhan. Dalam dimensi produk, kepala sekolah dan guru taman kanak-kanak telah berkomitmen untuk mengembangkan komunikasi yang baik dengan orang tua dan masyarakat baik secara kelembagaan maupun non-kelembagaan. Hasil penelitian mendukung teori-teori yang berkaitan dengan program pembelajaran tahfizh baik secara teoritis maupun praktis. Secara praktis, kecerdasan kognitif anak telah menjadi pencapaian positif baru sebagai seorang huffazh di usia dini, menghafal Al-Quran di taman kanak-kanak juga meningkatkan kemampuan anak dalam menghafal pengetahuan lain, hasil penelitian ini memberikan manfaat bagi guru tahfizh, terutama dalam membimbing siswa untuk menghafal Al-Quran dengan cara yang efektif. Hal ini mendorong kesadaran siswa untuk menghafal Al-Quran pada pengembangan Pendidikan Agama Islam di taman kanak-kanak di provinsi Aceh, Indonesia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa program Tahfizh Quran telah menjadi bagian dari kurikulum lokal di taman kanak-kanak, sebagai bagian dari sosialisasi dan instruksi dari Kementerian Agama Indonesia untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam membaca, menulis, melafalkan, memahami, dan mempraktikkan Al-Quran.Implementasi program Tahfizh Quran telah mempengaruhi siswa secara positif, di mana mereka memperoleh pengetahuan spesifik tentang Al-Quran, sikap dan akhlak yang baik, serta kemampuan melafalkan beberapa surah dengan baik.Penelitian ini merekomendasikan agar guru membimbing tidak lebih dari 10 siswa untuk mengontrol kemajuan belajar setiap siswa, pemetaan keterampilan membaca peserta didik dilakukan dengan benar, dan sekolah mengembangkan komunikasi yang kondusif dengan orang tua dan masyarakat.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi berbagai aspek program Tahfizh Quran secara mendalam. Studi komparatif antara program Tahfizh di Indonesia dengan kurikulum serupa di provinsi atau negara lain dapat memberikan wawasan berharga mengenai efektivitas dan adaptabilitasnya. Selain itu, penelitian yang berfokus pada perancangan kurikulum Tahfizh yang memenuhi kebutuhan perkembangan anak dan masyarakat Indonesia, sesuai dengan standar taman kanak-kanak modern, dapat menghasilkan model pendidikan yang lebih relevan dan efektif. Studi perbandingan efektivitas berbagai taman kanak-kanak yang menerapkan program Tahfizh, dengan mengukur pencapaian akademik, nilai-nilai, dan keterampilan anak, juga akan memberikan kontribusi penting bagi pengembangan program ini. Sangatlah menarik untuk menggali bagaimana siswa dapat meningkatkan kesadaran akan proses berpikir mereka melalui kegiatan menghafal Al-Quran sehari-hari, dan bagaimana metode ini berdampak pada memori jangka panjang serta pengembangan gaya belajar mereka.
| File size | 248.87 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
BSIBSI Dengan adanya sistem informasi ini, masyarakat mendapatkan kemudahan berupa transparansi proses administrasi, mengurangi kesalahan administrasi, dan meningkatkanDengan adanya sistem informasi ini, masyarakat mendapatkan kemudahan berupa transparansi proses administrasi, mengurangi kesalahan administrasi, dan meningkatkan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Metode: artikel ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 100 orang siswa. Dengan menerapkan program perencanaan karir berdasarkan Teori Holland,Metode: artikel ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 100 orang siswa. Dengan menerapkan program perencanaan karir berdasarkan Teori Holland,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Program coaching menghadapi beberapa hambatan signifikan. Kendala utama meliputi kurangnya dukungan dan kolaborasi dari rekan kerja. Selain itu, keterbatasanProgram coaching menghadapi beberapa hambatan signifikan. Kendala utama meliputi kurangnya dukungan dan kolaborasi dari rekan kerja. Selain itu, keterbatasan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Transformasi Sistem Pelayanan Administrasi dan Kependudukan Berbasis Digital telah memberikan manfaat positif besar bagi masyarakat. Permasalahan utamaTransformasi Sistem Pelayanan Administrasi dan Kependudukan Berbasis Digital telah memberikan manfaat positif besar bagi masyarakat. Permasalahan utama
LENTERANUSALENTERANUSA Wawasan terkait junk food dan efeknya kepada kesehatan dirasa perlu dikenalkan sedini mungkin sehingga kesadaran masyarakat untuk membatasi konsumsi junkWawasan terkait junk food dan efeknya kepada kesehatan dirasa perlu dikenalkan sedini mungkin sehingga kesadaran masyarakat untuk membatasi konsumsi junk
LENTERANUSALENTERANUSA Dari pelaksanaan kegiatan ceramah interaktif mengenai makanan sehat untuk anak-anak usia 6-12 tahun di Asrama Yatim Rumah Harapan, dapat disimpulkan bahwaDari pelaksanaan kegiatan ceramah interaktif mengenai makanan sehat untuk anak-anak usia 6-12 tahun di Asrama Yatim Rumah Harapan, dapat disimpulkan bahwa
UINKHASUINKHAS Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik harus merancang perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, dan evaluasi yang mencakup tiga jenis asesmen: diagnostik,Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik harus merancang perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, dan evaluasi yang mencakup tiga jenis asesmen: diagnostik,
POLITALAPOLITALA Penyelenggaraan acara pembuatan bahan ajar online dengan short line merupakan bukti nyata hubungan yang saling membantu antara guru dan civitas akademikaPenyelenggaraan acara pembuatan bahan ajar online dengan short line merupakan bukti nyata hubungan yang saling membantu antara guru dan civitas akademika
Useful /
BSIBSI Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Scrum tidak hanya meningkatkan kualitas, tetapi juga membawa dampak nyata dalam mendukung digitalisasi layanan pendidikanTemuan ini menunjukkan bahwa penerapan Scrum tidak hanya meningkatkan kualitas, tetapi juga membawa dampak nyata dalam mendukung digitalisasi layanan pendidikan
BSIBSI Sistem ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi kerja, memudahkan koordinasi, serta memastikan proyek berjalan sesuai dengan rencana. Penelitian ini berhasilSistem ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi kerja, memudahkan koordinasi, serta memastikan proyek berjalan sesuai dengan rencana. Penelitian ini berhasil
UINKHASUINKHAS Alat pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, dengan data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif.Alat pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, dengan data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif.
IAIN CURUPIAIN CURUP Setelah dikaji dengan pendekatan analisis tafsir tahlili, ternyata ayat tersebut tidak atau bukan berarti pembenaran (justifikasi) tindakan kekerasan,Setelah dikaji dengan pendekatan analisis tafsir tahlili, ternyata ayat tersebut tidak atau bukan berarti pembenaran (justifikasi) tindakan kekerasan,