PAYUNGIPAYUNGI

International Journal of Community Engagement PayungiInternational Journal of Community Engagement Payungi

Salah satu bentuk penyajian materi pembelajaran yang mencakup aspek sebelum dan sesudah proses belajar mengajar oleh guru, yang digunakan secara langsung maupun tidak langsung dalam proses tersebut, adalah model pembelajaran Snowball Throwing. Model Snowball Throwing dirancang menyerupai permainan bola dengan tujuan memicu kreativitas dalam membuat pertanyaan serta menguji penyerapan materi yang telah disampaikan. Implementasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dalam memilih model pembelajaran yang tepat selama aktivitas belajar tatap muka. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah guru‑guru di Sekolah Dasar Negeri No. 173553 Simaremarejae Laguboti‑Tobasa, di mana kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan pembuatan pertanyaan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing. Hasil pelatihan selama dua hari menunjukkan bahwa guru‑guru di SD Negeri No. 173553 Simaremarejae Laguboti‑Tobasa antusias terhadap materi yang disajikan, serta telah memahami dan mampu membuat pertanyaan praktik menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dalam menyusun pertanyaan secara mudah.Penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing secara bertahap terbukti menjadi cara yang sederhana dan efektif, sehingga pertanyaan yang dihasilkan menjadi lebih menarik serta menghasilkan peningkatan kualitas hasil belajar siswa.Selama pelatihan, peserta menunjukkan respons yang baik dan mampu membuat pertanyaan praktik dengan menggunakan model tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan model Snowball Throwing terhadap peningkatan kompetensi guru dan hasil belajar siswa, misalnya dengan mengukur perubahan performa selama satu tahun setelah intervensi; selanjutnya, studi komparatif antara model Snowball Throwing dan metode pembelajaran aktif lainnya, seperti project‑based learning atau flipped classroom, dapat mengidentifikasi kelebihan dan keterbatasan masing‑masing dalam konteks sekolah dasar; terakhir, adaptasi model Snowball Throwing ke platform digital atau hybrid, termasuk penggunaan aplikasi mobile untuk pembuatan dan pertukaran pertanyaan, dapat dieksplorasi untuk memperluas akses dan meminimalkan kendala fisik serta meningkatkan interaksi siswa‑guru dalam situasi pembelajaran jarak jauh.

Read online
File size385.09 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test