STAIRUSTAIRU
Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirAr Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirPada kehidupan sehari-hari, seseorang sering kali menghadapi situasi kehilangan (al-Faqdu) atau pengalaman mendalam atas kenangan tertentu (al-Wajd), kedua hal tersebut memiliki dampak signifikan terhadap kondisi psikologisnya. Al-faqd bisa dirasakan saat seseorang kehilangan pekerjaan, teman atau anggota keluarga. Sedangkan al-wajd dirasakan saat seseorang mengingat masa lalu yang indah, seperti kenangan saat bersama orang yang sudah meninggal atau saat merasa kehilangan yang mendalam dari sebuah hubungan. Dalam tarekat, memahami makna kehidupan memerlukan penafsiran. Kaum sufi biasanya menggunakan tafsir isyari untuk mengungkap dimensi batin ajaran agama, menggali makna tersembunyi melalui perenungan dan pengalaman spiritual. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan bersifat library research dengan menggunakan pendekatan studi literatur dan analisis konten. Hasil yang didapatkan adalah dalam perspektif Imam al-Syadzili, dua konsep penting dalam perjalanan spiritual adalah al-faqd dan al-wajd. Al-faqd menggambarkan kondisi kesadaran penuh akan kefakiran ruhani, yaitu ketergantungan mutlak seorang hamba kepada Allah, yang bertujuan menumbuhkan tawakkal, keikhlasan, dan kerendahan hati. Sementara itu, al-wajd adalah ekstase spiritual yang muncul dari dzikir, mujahadah dan muraqabah yang menghasilkan kebahagiaan mendalam serta cinta dan kerinduan luar biasa kepada Allah.
Tafsir isyari memiliki peran penting dalam tradisi tasawuf, termasuk dalam Tarekat Syadziliyah, sebagai sarana memahami makna mendalam al-Quran untuk mendekatkan diri kepada Allah.Prinsip-prinsip utama tafsir ini adalah menjaga kesesuaian dengan makna lahiriah al-Quran, berbasis pengalaman ruhani, dan berfokus pada konteks tasawuf seperti pembersihan jiwa dan perjalanan spiritual menuju Allah.Dalam perspektif Imam al-Syadzili, dua konsep penting dalam perjalanan spiritual adalah al-faqd dan al-wajd.Al-faqd menggambarkan kondisi kesadaran penuh akan kefakiran ruhani, yaitu ketergantungan mutlak seorang hamba kepada Allah, yang bertujuan menumbuhkan tawakkal, keikhlasan, dan kerendahan hati, sementara al-wajd adalah ekstase spiritual yang muncul dari dzikir, mujahadah, dan muraqabah yang menghasilkan kebahagiaan mendalam serta cinta dan kerinduan luar biasa kepada Allah.
Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana konsep al-faqd dan al-wajd dalam tafsir isyari Syadziliyah dapat diaplikasikan sebagai pendekatan terapi spiritual dalam menangani gangguan psikologis seperti depresi dan kecemasan pada masyarakat modern, dengan mengintegrasikan praktik dzikir hati dan muraqabah sebagai metode refleksi harian. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana generasi muda Muslim di Indonesia memahami dan mengalami al-faqd dan al-wajd dalam konteks kehidupan sehari-hari yang serba cepat dan penuh distraksi, serta apakah tafsir isyari masih relevan sebagai kerangka makna bagi mereka yang mengalami kehilangan atau kerinduan spiritual. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan antara tafsir isyari Syadziliyah dengan tradisi sufisme lain seperti Naqsabandiyah atau Qadiriyah untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam memaknai pengalaman emosional dan spiritual, sehingga dapat memperkaya pemahaman tentang bagaimana berbagai aliran tasawuf mengelola dinamika kehilangan dan kebahagiaan sebagai bagian dari perjalanan mendekat kepada Allah.
| File size | 314.4 KB |
| Pages | 10 |
| Short Link | https://juris.id/p-2AY |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Perjalanan Simba menunjukkan pentingnya visi, motivasi, empati, serta keberanian menghadapi tantangan demi memulihkan harmoni. Nilai-nilai ini relevanPerjalanan Simba menunjukkan pentingnya visi, motivasi, empati, serta keberanian menghadapi tantangan demi memulihkan harmoni. Nilai-nilai ini relevan
YMPNYMPN Tradisi Mebuug-Buugan di Kedonganan adalah praktik budaya yang kaya yang merangkum keterkaitan mendalam antara spiritualitas, kohesi masyarakat, dan pengelolaanTradisi Mebuug-Buugan di Kedonganan adalah praktik budaya yang kaya yang merangkum keterkaitan mendalam antara spiritualitas, kohesi masyarakat, dan pengelolaan
SAMUDRAJURNALSAMUDRAJURNAL Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen yang lebih kuat dari semua pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, guna menciptakan budayaOleh karena itu, dibutuhkan komitmen yang lebih kuat dari semua pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, guna menciptakan budaya
ALFARABIALFARABI Dengan metode kualitatif dan studi pustaka, penelitian menemukan bahwa fenomena rendahnya mutu SDM pendidikan dapat diatasi melalui konsep pendidikan RasulullahDengan metode kualitatif dan studi pustaka, penelitian menemukan bahwa fenomena rendahnya mutu SDM pendidikan dapat diatasi melalui konsep pendidikan Rasulullah
NEOLECTURANEOLECTURA Meskipun kerangka hukum telah disiapkan, tantangan signifikan masih dihadapi, seperti rendahnya kapasitas sumber daya manusia, kurangnya koordinasi antarMeskipun kerangka hukum telah disiapkan, tantangan signifikan masih dihadapi, seperti rendahnya kapasitas sumber daya manusia, kurangnya koordinasi antar
IAINATAIAINATA Sedangkan metode yang dipakai menggunakan pendekatan Content Semiotic dengan menggunakan ayat-ayat Al-Quran sebagai data primer dalam menjelaskan variable-variable.Sedangkan metode yang dipakai menggunakan pendekatan Content Semiotic dengan menggunakan ayat-ayat Al-Quran sebagai data primer dalam menjelaskan variable-variable.
UNANDUNAND Metode observasi dilakukan dengan teknik catatan, sedangkan metode berbicara dilakukan dengan teknik perekaman. Percakapan antara peneliti dan informanMetode observasi dilakukan dengan teknik catatan, sedangkan metode berbicara dilakukan dengan teknik perekaman. Percakapan antara peneliti dan informan
UINMADURAUINMADURA Menghargai Hak Asasi Manusia (HAM), kesetaraan, penghormatan atas keberagamaan yang dianut, menghargai satu sama lain merupakan bagian integral dalam wacanaMenghargai Hak Asasi Manusia (HAM), kesetaraan, penghormatan atas keberagamaan yang dianut, menghargai satu sama lain merupakan bagian integral dalam wacana
Useful /
SAMUDRAJURNALSAMUDRAJURNAL Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar literasi keuangan dan perubahan positif dalam perilaku keuanganHasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar literasi keuangan dan perubahan positif dalam perilaku keuangan
SAMUDRAJURNALSAMUDRAJURNAL Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peningkatan motivasi dan inovasi para guru dalam mendesain media pembelajaran yang lebih menyenangkan dan efektif.Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peningkatan motivasi dan inovasi para guru dalam mendesain media pembelajaran yang lebih menyenangkan dan efektif.
STHBSTHB Namun, ini berisiko melanggar hak dasar dan hukum tanpa pengawasan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren kemandirian yudisial MahkamahNamun, ini berisiko melanggar hak dasar dan hukum tanpa pengawasan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren kemandirian yudisial Mahkamah
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat banyak contoh penerapanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat banyak contoh penerapan