EBSINAEBSINA

Jurnal Kesehatan Komunitas IndonesiaJurnal Kesehatan Komunitas Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas intervensi keperawatan dalam bimbingan sistem kesehatan. Metode penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif dan analitis dengan sampel 50 orang dewasa produktif yang memiliki hipertensi di wilayah RW 08 Desa Patrang dan 5 kader kesehatan. Intervensi yang diberikan meliputi pencegahan primer (pendidikan kesehatan), pencegahan sekunder (skrining hipertensi dan pemberdayaan kader), dan pencegahan tersier (pendidikan dan demonstrasi pemberian jus belimbing wuluh). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pengetahuan sebelum dan setelah pendidikan kesehatan (p = 0,000). Pemberdayaan kader juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan dan pengetahuan kader. Dalam pencegahan tersier, terdapat perbedaan signifikan dalam tekanan darah setelah pemberian terapi jus belimbing wuluh antara kelompok intervensi dan kontrol (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah bimbingan sistem kesehatan efektif dalam meningkatkan pengelolaan kesehatan hipertensi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan sistem kesehatan efektif dalam meningkatkan pengelolaan kesehatan hipertensi.Intervensi yang diberikan, yaitu pendidikan kesehatan, skrining hipertensi, dan pemberdayaan kader, terbukti meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam mengelola hipertensi.Pemberdayaan kader kesehatan juga terbukti memiliki efek signifikan dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola faktor risiko hipertensi.Terapi dengan jus belimbing wuluh terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah tinggi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi keperawatan melalui bimbingan sistem kesehatan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat yang mengalami hipertensi.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan intervensi bimbingan sistem kesehatan dalam pengelolaan hipertensi, seperti tingkat pendidikan, dukungan keluarga, dan akses terhadap layanan kesehatan. 2. Meneliti efektivitas intervensi yang lebih spesifik, seperti pendidikan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu atau kelompok tertentu, dan mengukur dampak jangka panjangnya. 3. Mengembangkan strategi pemberdayaan kader kesehatan yang lebih komprehensif, termasuk pelatihan lanjutan dan dukungan berkelanjutan, untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola hipertensi secara mandiri.

  1. Relationship between patients' knowledge and medication adherenc | PPA. relationship patients knowledge... dovepress.com/relationship-between-patientsrsquo-knowledge-and-medication-adherence--peer-reviewed-fulltext-article-PPARelationship between patients knowledge and medication adherenc PPA relationship patients knowledge dovepress relationship between patientsrsquo knowledge and medication adherence peer reviewed fulltext article PPA
  2. Pengaruh Pemberian Jus Averrhoa carambola terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi... doi.org/10.26630/jk.v9i1.742Pengaruh Pemberian Jus Averrhoa carambola terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi doi 10 26630 jk v9i1 742
  3. Effectiveness of a community‐based health programme on the blood pressure control, adherence... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jocn.14787Effectiveness of a communityyAAAabased health programme on the blood pressure control adherence onlinelibrary wiley doi 10 1111 jocn 14787
  1. #kesehatan komunitas#kesehatan komunitas
  2. #faktor risiko hipertensi#faktor risiko hipertensi
Read online
File size340.42 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2zu
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test