JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchHipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan utama yang dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat diubah seperti stres dan pola makan. Stres, sebagai respons terhadap rangsangan yang mengganggu kemampuan seseorang untuk beradaptasi, telah terkait dengan onset hipertensi. Demikian pula, pola makan, yang mencerminkan kualitas makanan dan minuman yang dikonsumsi, memainkan peran signifikan dalam kesehatan seseorang dan perkembangan hipertensi. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara stres, pola makan, dan insiden hipertensi di kalangan lansia di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Studi lintas penampang terhadap 339 orang dewasa berusia 60–79 tahun dilakukan di Sukabumi (pengambilan sampel acak berkelompok di puskesmas). Stres diukur menggunakan Skala Stres yang Dirasakan, pola makan dengan Kuisioner Frekuensi Makanan yang dimodifikasi, dan hipertensi melalui pembacaan tekanan darah. Sebagian besar peserta adalah perempuan (74%) dan tidak bekerja (80%); 81% hanya memiliki pendidikan sekolah dasar. Prevalensi hipertensi adalah 54%. Stres sedang (53%) dan pola makan buruk (55%) mendominasi. Hipertensi secara signifikan terkait dengan stres (χ² = 4,2, P < 0,001) dan pola makan (χ² = 152,6, P < 0,001). Stres dan pola makan buruk secara signifikan terkait dengan insiden hipertensi di kalangan lansia di Sukabumi. Disarankan agar puskesmas meningkatkan kegiatan promosi kesehatan terkait pencegahan hipertensi bagi lansia di wilayah tersebut.
Studi ini menyoroti hubungan signifikan antara stres sedang, kebiasaan makan buruk, dan insiden hipertensi di kalangan lansia di Sukabumi, menekankan pentingnya intervensi terarah dalam praktik keperawatan dan kesehatan masyarakat.Temuan ini menunjukkan kebutuhan program manajemen stres dan pendidikan gizi untuk mengurangi risiko hipertensi di populasi ini.Penelitian masa depan harus fokus pada pengembangan dan evaluasi intervensi spesifik menggunakan desain longitudinal atau uji acak terkontrol untuk menilai efektivitas jangka panjang strategi-strategi ini dalam meningkatkan kesehatan kardiovaskular lansia.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari intervensi kombinasi manajemen stres dan perubahan pola makan pada lansia hipertensi melalui desain longitudinal. Selain itu, studi eksploratif tentang peran faktor budaya lokal dalam memengaruhi kebiasaan makan dan tingkat stres lansia di Sukabumi bisa memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian eksperimental yang menguji efektivitas program edukasi kesehatan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat dan teknik relaksasi bisa menjadi arah penelitian yang relevan.
| File size | 444.9 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNARUNAR Tekanan darah tinggi merupakan penyakit tidak menular yang menempati peringkat ketiga di kawasan Asia Tenggara dan menjadi salah satu penyebab utama kematianTekanan darah tinggi merupakan penyakit tidak menular yang menempati peringkat ketiga di kawasan Asia Tenggara dan menjadi salah satu penyebab utama kematian
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemberdayaan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan makan obat pada lansia hipertensi di wilayah kerja PuskesmasPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemberdayaan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan makan obat pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus ini menggunakan asuhan Keperawatan yang terdiri dariMetode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus ini menggunakan asuhan Keperawatan yang terdiri dari
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Pada masa ini, remaja mengalami berbagai perubahan fisik, emosi, dan psikis, dan cenderung memiliki rasa penasaran yang tinggi. Tanpa kontrol yang tepat,Pada masa ini, remaja mengalami berbagai perubahan fisik, emosi, dan psikis, dan cenderung memiliki rasa penasaran yang tinggi. Tanpa kontrol yang tepat,
UBTUBT Pemerintah Desa Teru, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah memandang ini sebagai peluang untuk memberdayakan kaum perempuan di desanya. KegiatanPemerintah Desa Teru, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah memandang ini sebagai peluang untuk memberdayakan kaum perempuan di desanya. Kegiatan
UBTUBT Tim pengabdian memilih SMP N 7 Kota Baubau sebagai objek pengabdian masyarakat dikarenakan lokasi terjangkau, fasilitas unit kesehatan sekolah (UKS) yangTim pengabdian memilih SMP N 7 Kota Baubau sebagai objek pengabdian masyarakat dikarenakan lokasi terjangkau, fasilitas unit kesehatan sekolah (UKS) yang
UBTUBT Aplikasi kampung kute dapat menjadi salah satu media promosi dan informasi wisata religi desa Bangka Kota. Aplikasi ini membantu wisatawan mengakses lokasiAplikasi kampung kute dapat menjadi salah satu media promosi dan informasi wisata religi desa Bangka Kota. Aplikasi ini membantu wisatawan mengakses lokasi
UBTUBT Kebisaan membuang sampah sesuai jenisnya yang ditanamkan sejak dini kepada anak-anak tentang pengetahuan mengelola sampah akan membawa dampak yang sangatKebisaan membuang sampah sesuai jenisnya yang ditanamkan sejak dini kepada anak-anak tentang pengetahuan mengelola sampah akan membawa dampak yang sangat
Useful /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Namun, di antara dua formulasi perlakuan, MS2 lebih dapat diterima oleh panelis karena kepahitannya yang lebih ringan dan rasa moringa yang kurang menonjol,Namun, di antara dua formulasi perlakuan, MS2 lebih dapat diterima oleh panelis karena kepahitannya yang lebih ringan dan rasa moringa yang kurang menonjol,
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Analisis Cartesian mengategorikan atribut layanan di poliklinik penyakit dalam rumah sakit menjadi empat kuadran, mengidentifikasi area prioritas peningkatan,Analisis Cartesian mengategorikan atribut layanan di poliklinik penyakit dalam rumah sakit menjadi empat kuadran, mengidentifikasi area prioritas peningkatan,
JOURNALMPCIJOURNALMPCI The total sample recruited was 120 in the control group and 120 in the intervention group. Bivariate analysis using paired t-tests was. Data was processedThe total sample recruited was 120 in the control group and 120 in the intervention group. Bivariate analysis using paired t-tests was. Data was processed
STIESTEKOMSTIESTEKOM Disarankan kepada guru untuk menggunakan bermain peran seperti bermain peran mikro dan bagi peneliti berikutnya menggunakan bermain peran makro. PenelitianDisarankan kepada guru untuk menggunakan bermain peran seperti bermain peran mikro dan bagi peneliti berikutnya menggunakan bermain peran makro. Penelitian