JCEHJCEH

Journal of Community Engagement in HealthJournal of Community Engagement in Health

Pengetahuan ibu tentang gizi balita memberikan kontribusi dalam perilaku ibu dalam memberikan makanan kepada balita. Sampai saat ini, Indonesia masih mengalami masalah gizi ganda. Pemerintah Kabupaten Pringsewu telah membuat program kesehatan yang melibatkan mahasiswa dalam penanganan masalah kesehatan, dikenal sebagai One Student One Client (OSOC). Salah satu komponen program OSOC adalah memberikan edukasi konseling kepada ibu balita secara door-to-door ke rumah-rumah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memfasilitasi mahasiswa dalam memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita. Metode yang digunakan adalah konseling dengan media buku KIA. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pada akhir kegiatan, seluruh ibu memiliki pengetahuan baik sebesar 100%. Peningkatan ini terjadi karena ibu balita didampingi secara intensif oleh mahasiswa bidan dalam konseling, sehingga ibu lebih fokus selama edukasi dan mampu menemukan solusi terhadap masalah gizi pada balita. Diharapkan program ini dapat berlanjut dan terus memfasilitasi mahasiswa serta masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan.

Pendampingan OSOC oleh mahasiswa kepada ibu dan balita merupakan sarana yang efektif untuk menjembatani teori gizi dengan praktik pemberian makan pada balita.Kegiatan ini memfasilitasi mahasiswa untuk belajar memberikan edukasi yang tepat langsung kepada klien, sekaligus meningkatkan pengetahuan ibu balita secara langsung melalui pendampingan calon tenaga kesehatan.Program ini perlu dilanjutkan sebagai kegiatan rutin untuk memberdayakan calon tenaga kesehatan guna menangani permasalahan kesehatan secara langsung di masyarakat Kabupaten Pringsewu.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana efektivitas pendampingan OSOC berubah seiring waktu, apakah pengetahuan ibu tetap terjaga setelah beberapa bulan tanpa pendampingan, dan faktor apa saja yang memengaruhi kelangsungan perilaku gizi sehat tersebut. Selain itu, perlu diteliti apakah pendekatan serupa dapat diterapkan pada kelompok lain seperti ibu hamil atau lansia di wilayah lain dengan kondisi sosial-ekonomi berbeda, dan bagaimana peran keluarga atau suami dalam mendukung perubahan perilaku gizi setelah edukasi. Terakhir, studi lebih mendalam bisa dilakukan untuk memahami tantangan logistik dan motivasi mahasiswa dalam menjalankan pendampingan jangka panjang, serta bagaimana sistem pengawasan dan evaluasi berkelanjutan dapat dirancang agar program OSOC tidak hanya berhenti pada edukasi satu kali, tetapi menjadi bagian dari sistem pelayanan kesehatan primer yang berkelanjutan.

  1. Pendampingan One Student One Client (OSOC) pada Ibu dan Balita dalam meningkatkan Pengetahuan tentang... jceh.org/index.php/JCEH/article/view/21Pendampingan One Student One Client OSOC pada Ibu dan Balita dalam meningkatkan Pengetahuan tentang jceh index php JCEH article view 21
  2. Description of nutritional status and the incidence of stunting children in early childhood education... balimedicaljournal.org/index.php/bmj/article/view/1219Description of nutritional status and the incidence of stunting children in early childhood education balimedicaljournal index php bmj article view 1219
  1. #status gizi balita#status gizi balita
  2. #motivasi mahasiswa#motivasi mahasiswa
Read online
File size257.01 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2wK
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test