MEDISTRAMEDISTRA

MEDISTRA MEDICAL JOURNAL (MMJ)MEDISTRA MEDICAL JOURNAL (MMJ)

Survei morbiditas oleh Subdinas Pencegahan Pengendalian penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan dari tahun 2000 sampai 2010, terjadi peningkatan kejadian diare. Banyak faktor yang menyebabkan meningkatnya kejadian diare terutama pada balita, salah satu faktor adalah higiene perorangan ibu dan sanitasi lingkungan. Tahun 2014 terjadi enam KLB diare yang tersebar luas di lima provinsi dan enam kabupaten atau kota, penderita mengalami peningkatan sebanyak 2.549 orang dengan kematian dua puluh sembilan orang (CFR 1,14%) dan Sumatera Utara merupakan satu dari lima provinsi dengan kasus terbanyak. Penelitian ini dilaksanakan di area Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, selama kurang lebih 8 bulan dari bulan April hingga Desember 2016 merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 50 orang ibu yang membawa balitanya berobat ke Puskesmas Deli Tua. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara perilaku cuci tangan ibu (p = 0,05), penggunaan sumber air (p = 0,04) dan umur balita (p = 0,00) dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Deli Tua.

Penelitian ini menemukan hubungan signifikan antara higiene ibu seperti perilaku mencuci tangan dan penggunaan sumber air PDAM dengan kejadian diare pada balita, di mana perilaku tidak mencuci tangan dan penggunaan air non-PDAM meningkatkan risiko diare.Selain itu, umur balita, terutama di bawah 23 bulan, juga berkaitan dengan peningkatan risiko diare akibat sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang.Petugas medis di Puskesmas perlu menyampaikan edukasi intensif kepada masyarakat, khususnya ibu balita, tentang pencegahan diare melalui personal higiene dan penggunaan air yang bersih.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah program edukasi berkelanjutan kepada ibu tentang higiene dan sanitasi dapat secara signifikan menuruni angka diare pada balita di wilayah dengan akses air PDAM terbatas. Selain itu, studi longitudinal yang mengamati perubahan risiko diare seiring peningkatan umur balita dan intervensi sanitasi lingkungan seperti pembuatan jamban sehat dapat memberikan wawasan mendalam tentang efektivitas jangka panjang. Ide penelitian lain meliputi analisis dampak kombinasi ASI eksklusif dan perbaikan status gizi balita terhadap daya tahan tubuh melawan diare, khususnya di daerah dengan kondisi lingkungan yang tidak optimal. Dengan mengembangkan temuan awal tentang hubungan higiene ibu dan sanitasi dengan diare, penelitian baru ini dapat mencakup daerah lebih luas di Sumatera Utara untuk menguji generalisasi hasil. Rangkaian studi ini penting untuk melengkapi aspek perilaku manusia dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya diteliti secara mendalam sebelumnya.

  1. Maternal Self-Health on Toddler Diarrhea associated with Environmental Sanitation in Deli Tua Health... doi.org/10.35451/mmj.v2i1.2369Maternal Self Health on Toddler Diarrhea associated with Environmental Sanitation in Deli Tua Health doi 10 35451 mmj v2i1 2369
  1. #escherichia coli#escherichia coli
  2. #dinas kesehatan#dinas kesehatan
Read online
File size234.03 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-1jq
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test