PPJBSIPPPJBSIP

Jurnal BébasanJurnal Bébasan

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep penamaan makanan tradisional dalam leksikon ritual aruh baharin suku Dayak Halong dan mendeskripsikan makna semiotis makanan tradisional dalam leksikon ritual aruh baharin suku Dayak Halong.

Dapat disimpulkan bahwa konsep penamaan makanan tradisional dalam leksikon ritual aruh baharin suku Dayak Halong terdiri atas 27 leksikon.Dari 27 leksikon nama makanan tradisional dalam ritual aruh baharin tersebut, pemberian konsep penamaan dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu berdasarkan warna, berdasarkan bahan, dan berdasarkan pinjaman dari bahasa lain.Makna semiotis makanan tradisional dalam ritual aruh baharin mengacu kepada bahan-bahan dasar yang digunakan dan diperoleh dari hasil alam.

Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang konsep penamaan makanan tradisional dalam leksikon ritual aruh baharin suku Dayak Halong dengan menggunakan pendekatan yang lebih luas, seperti pendekatan antropologi atau sosiologi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang makna semiotis makanan tradisional dalam ritual aruh baharin suku Dayak Halong dengan menggunakan teori semiotik yang lebih mendalam. Dengan demikian, dapat diperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang konsep penamaan makanan tradisional dalam leksikon ritual aruh baharin suku Dayak Halong dan makna semiotisnya.

  1. #makanan tradisional#makanan tradisional
  2. #makna semiotis#makna semiotis
Read online
File size221.58 KB
Pages19
Short Linkhttps://juris.id/p-2vD
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test