UIJUIJ

Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran DasarAl-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar

Al-Qur‟an adalah sumber yang pertama dan utama bagi umat Islam. Kebahagiaan mereka bergantung pada pemahaman maknanya, pengetahuan rahasia-rahasianya dan pengamalan apa yang terkandung di dalamnya. Kemampuan setiap orang dalam memahami lafadz dan ungsapan Al-Qur‟an tidak sama satu sama lainnya. Kalangan awam hanya dapat memahami makna-makna dhahirnya dan pengertian ayat-ayatnya secara global. Sedangkan kalangan cendikiawan atau terpelajar akan dapat memahami dan menginterpretasikan makna-makna lebih detail dan mendalam serta juga mampu memahami dan mengungkap makna yang tersembunyi di balik teks-teks Al-Qur‟an. Di samping itu juga, perbedaan intelektual muslim dalam mengungkap, memahami dan menafsirkan teks-teks Al-Qur‟an yang tidak jarang menimbulkan claim kebenaran (truth claim) terhadap masing-masing kelompok. Sebagian kelompok mengclaim bahwa penafsiran kelompoknya yang paling benar, begitu pula pada kelompok lainnya sehingga persoalan ini menyebabkan konflik antara beberapa kelompok yang memiliki penafsiran berbeda-beda terhadap makna yang terkandung dalam teks-teks Al-Qur‟an. Perbedaan penafsiran tersebut merupakan salah satu faktor kemunculan beberapa metodologi atau disiplin keilmuan mengenai cara menafsirkan dan menakwilkan ayat-ayat Al-Qur‟an yang masih memiliki makna global.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan sebagai berikut.ilmu yang membahas tentang cara pengucapan lafadz-lafadz Al-Qur‟an tentang indikator-indikatornya, hukum-hukumnya baik ketika berdiri sendiri atau independen maupun yang berkaitan dengan yang lain, serta tentang makna-maknanya yang berkaitan dengan kondisi struktur lafadz yang melengkapinya.Sedangkan takwil dalam tradisi muta‟akhirin adalah mengalihkan makna suatu kata dari makna lahiriahnya kepada makna yang tepat yang mungkin dikandungnya karena terdapat suatu dalil yang menyertainya.Sedangkan untuk istilah hermeneutik berasal dari kata Yunani hermeneuine dan hermenia yang masing-masing berarti “menafsirkan dan “penafsiran.

Penelitian lanjutan bisa mengkaji penerapan metode hermeneutik dalam meredakan konflik akibat perbedaan penafsiran ayat Al-Quran antar kelompok. Studi dapat pula fokus pada pengaruh konteks historis dan budaya terhadap perkembangan metodologi tafsir modern versus tradisional. Sebagai arah lain, perlu diteliti bagaimana integrasi pendekatan hermeneutik dengan tafsir klasik dapat meningkatkan pemahaman holistik terhadap teks Al-Quran yang global.

  1. #ayat al quran#ayat al quran
  2. #akhlak siswa#akhlak siswa
Read online
File size488.72 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-2tO
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test