ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE

Educenter : Jurnal Ilmiah PendidikanEducenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan

Selama pembelajaran, siswa menghadapi kesulitan dalam memahami topik kimia yang abstrak. Saat ini belum ada media yang tepat untuk diterapkan dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kemampuan siswa. Oleh karena itu, penelitian dilakukan menggunakan macromedia flash berbasis animasi komputer untuk meningkatkan hasil belajar di sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan pada sub-diskusi Haloalkana. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh media macromedia flash berbasis animasi komputer terhadap hasil belajar siswa pada sub-diskusi haloalkana dan untuk menentukan korelasi antara respons yang diberikan siswa terhadap media macromedia flash berbasis animasi komputer pada sub-diskusi haloalkana. Populasi kedua sampel ini diambil menggunakan teknik random sampling, yaitu kelas XII IPA 9 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII IPA 10 sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian ini adalah kuasi-eksperimen menggunakan model pretest dan posttest. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen pilihan ganda dan kuesioner respons. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan adanya peningkatan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah implementasi macromedia flash berbasis animasi komputer pada sub-diskusi Haloalkana di MAN 2 Model Medan dan adanya hubungan antara respons yang diberikan siswa terhadap media macromedia flash berbasis animasi komputer dalam peningkatan hasil belajar.

Kesimpulan yang dapat ditarik setelah melakukan penelitian dan pengolahan data adalah.terdapat pengaruh hasil belajar siswa dengan menggunakan media macromedia flash berbasis animasi komputer pada sub-pokok bahasan haloalkana.Terdapat korelasi antara respons yang diberikan siswa dengan hasil belajar menggunakan media macromedia flash berbasis animasi komputer pada sub-pokok bahasan haloalkana.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas media pembelajaran yang lebih inovatif dan mutakhir, seperti pengembangan media berbasis realitas tertambah (Augmented Reality) atau realitas virtual (Virtual Reality) untuk topik kimia abstrak. Ini akan menguji apakah teknologi imersif tersebut dapat memberikan visualisasi 3D yang lebih mendalam dan interaktif dibandingkan animasi 2D konvensional, sehingga meningkatkan pemahaman konsep serta keterlibatan siswa secara signifikan. Selain itu, penting untuk menyelidiki bagaimana media animasi ini dapat diintegrasikan secara optimal dengan strategi pembelajaran aktif lainnya, misalnya model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) atau pembelajaran kooperatif. Dengan demikian, penelitian dapat mengidentifikasi kombinasi metode yang paling efektif untuk tidak hanya meningkatkan hasil belajar kognitif, tetapi juga memupuk keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi, pemecahan masalah, dan kreativitas. Terakhir, studi mendatang juga perlu mempertimbangkan untuk melakukan evaluasi dampak media secara lebih komprehensif dan jangka panjang. Pertanyaan penelitian dapat meliputi bagaimana penggunaan media animasi secara berkelanjutan memengaruhi retensi pengetahuan siswa, perkembangan kemampuan berpikir kritis, dan perubahan sikap afektif terhadap mata pelajaran kimia dalam kurun waktu yang lebih panjang, bukan hanya dalam satu siklus pembelajaran. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya mengenai nilai tambah media animasi dalam pendidikan kimia.

  1. #berpikir kritis#berpikir kritis
  2. #model pembelajaran kooperatif#model pembelajaran kooperatif
Read online
File size426.67 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2qQ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test