UMSJUMSJ

SRODJA : Sroedji Journal AdministrationSRODJA : Sroedji Journal Administration

Pelaksanaan administrasi di Desa dapat dikembangkan sesuai dengan budaya wilayah tersebut. Desa Olean Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo, memiliki sistem administrasi yang unik dari Desa yang lainnya. Konsep administrasi kedesaan adat di RT Karang Kenik memiliki keunikan yang dimana dalam satu RT memiliki hanya 26 KK (Kartu Keluarga). Di dalam peraturan Desa, tidak ada semacam aturan mengenai pembatasan jumlah KK di RT Karang Kenik, tetapi yang terjadi malah ada pembatasan KK pada RT Karang Kenik. Namun jika penghuni Karang Kenik kurang dari 26 KK, maka anggota keluarga akan bertambah secara alamiah. Secara akademisi, pembatasan mengenai jumlah penduduk di suatu wilayah akan berdampak pada data kependudukan, ekonomi, pembangunan, pendidikan, dan politik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem Administrasi PemerintahDesa dalam perspektif Local Wisdom Karang Kenik 26 (KK26) di Desa Olean Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan Desain fenomenologi. Informan dalam penelitian ini yakni aparat Pemerintah Desa sebagai Informan Utama, Kepala Adat dan Masyarakat Karang Kenik sebagai Informan Pendukung. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian sebagai berikut: 1) Karang Kenik, sebuah Desa yang terbukti hanya dihuni oleh 26 Kepala Keluarga (KK),2) Pemuda-pemuda yang lulus sekolah lebih memilih keluar dari Karang Kenik, alasannya tidak betah dan sulit untuk peningkatan ekonomi, 2) Tidak ada pembangunan yang dapat menopang kehidupan penduduk di Karang Kenik, 3) Penduduk yang sudah sarjana lebih memilih keluar dari Karang Kenik, sehingga tidak berperan di Karang Kenik, 4) Kuantitas penduduk Karang Kenik kurang berpengaruh dalam pemilihan Kepala Desa, karena kuantitasnya sedikit.

Administrasi Pemerintah Desa dalam perspektif Local Wisdom Karang Kenik berdampak pada penduduk Karang Kenik, khususnya pada kependudukan, ekonomi, pembangunan, pendidikan, dan politik.Jumlah penduduk Karang Kenik yang hanya 26 KK menghambat perkembangan, mempengaruhi pemanfaatan sumber daya alam, dan berdampak pada keselamatan penduduk.Pemerintah Desa diharapkan dapat meningkatkan ekonomi, mengembangkan wisata, memperbaiki infrastruktur, mendukung pendidikan perempuan, dan mempertimbangkan penambahan jumlah penduduk demi kemajuan Karang Kenik.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek yang belum terungkap secara mendalam. Pertama, studi kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak pembatasan jumlah kepala keluarga terhadap variabel-variabel seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan partisipasi dalam kegiatan sosial. Kedua, penelitian komparatif antara Karang Kenik dan desa lain dengan karakteristik sosial ekonomi serupa dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor unik yang berkontribusi pada keberhasilan atau kegagalan pembangunan. Ketiga, eksplorasi mendalam mengenai mekanisme sosial dan budaya yang mempertahankan tradisi pembatasan jumlah kepala keluarga, termasuk peran tokoh adat dan sistem nilai yang dianut masyarakat, dapat memberikan wawasan berharga untuk pelestarian kearifan lokal. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif dapat dihasilkan untuk mendukung pengembangan masyarakat yang berkelanjutan dan berkeadilan.

  1. #pembiayaan murabahah#pembiayaan murabahah
  2. #kualitas audit#kualitas audit
Read online
File size527.86 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2qe
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test