BUMIPUBLIKASINUSANTARABUMIPUBLIKASINUSANTARA

ASEAN Journal of Physical Education and Sport ScienceASEAN Journal of Physical Education and Sport Science

Penelitian ini menguji hubungan antara status sosial ekonomi atlet dan upaya pencapaian. Seratus lima belas atlet dipilih secara acak dari berbagai sekolah teknik yang berafiliasi dengan Universitas Teknik Punjab. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara tingkat dan teknik motivasi berprestasi atlet teknik: Inventaris Bhargava digunakan untuk menilai motivasi berprestasi dan skala status sosial ekonomi Rajbir Singh, Radhey Shyam, dan Satish Kumar digunakan untuk mengukur status sosial ekonomi mereka. Kesimpulan: Menurut analisis chi-square dan studi koefisien korelasi oleh Karl Pearson, tidak ada perbedaan signifikan antara hubungan motivasi berprestasi dan status sosial ekonomi atlet kriket, sepak bola, dan hoki dari perguruan tinggi teknik yang berafiliasi dengan Universitas Teknologi Punjab, tetapi perbedaannya berbeda. melihat pemain bola tangan dari sekolah teknik yang berafiliasi dengan Universitas Teknik Punjab. Sebuah hubungan yang signifikan ditentukan pada ambang batas 0,05.

Disimpulkan bahwa motivasi berprestasi oleh atlet kriket, sepak bola, dan hoki dari perguruan tinggi teknik tidak dipengaruhi oleh status sosial ekonomi keluarga mereka, tetapi motivasi berprestasi oleh atlet bola tangan dari perguruan tinggi teknik dipengaruhi oleh status sosial ekonomi keluarga mereka.Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi berprestasi atlet, seperti dukungan sosial dan lingkungan pelatihan.Perlu adanya intervensi yang menargetkan peningkatan motivasi berprestasi atlet bola tangan dari keluarga dengan status sosial ekonomi rendah.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai peran dukungan sosial dari keluarga dan teman terhadap motivasi berprestasi atlet, khususnya bagi mereka yang berasal dari latar belakang sosial ekonomi yang kurang mampu. Bagaimana persepsi atlet terhadap kesetaraan kesempatan dalam fasilitas pelatihan dan dukungan finansial memengaruhi performa mereka juga menjadi pertanyaan menarik untuk diteliti. Selain itu, studi longitudinal yang mengikuti perkembangan motivasi dan prestasi atlet dari usia dini hingga dewasa dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif terkait faktor-faktor yang berkontribusi pada kesuksesan mereka. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang dinamika ini, program pengembangan atlet yang lebih efektif dan inklusif dapat dirancang untuk memastikan semua atlet memiliki kesempatan yang sama untuk meraih potensi maksimal mereka, tanpa terlepas dari kendala ekonomi.

  1. #koefisien korelasi#koefisien korelasi
  2. #status sosial ekonomi#status sosial ekonomi
Read online
File size449.81 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2o3
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test