STITMUBOSTITMUBO

Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahJurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Pendidikan seringkali menjadi alat bagi kelas sosial tertentu untuk mempertahankan posisinya. Kelas atas memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan berkualitas dibandingkan kelas menengah dan bawah, yang dapat memperlebar jurang pemisah antar kelas. Negara memiliki kewajiban untuk menyediakan akses dan kesempatan pendidikan yang setara bagi semua warga negara. Oleh karena itu, penting untuk menawarkan alternatif pendidikan, seperti sekolah yang berfokus pada memanusiakan manusia dan menjunjung tinggi martabatnya, agar tidak terjebak dalam pandangan bahwa pendidikan hanya bertujuan untuk memenuhi tuntutan industri dan kemajuan ekonomi. Sekolah yang memanusiakan setidaknya harus mewujudkan tiga hal: mendidik karakter, mengajarkan murid untuk belajar secara mandiri, dan membebaskan manusia dari kemiskinan serta memberikan kesempatan untuk meningkatkan status sosial.

Penelitian ini mengidentifikasi bahwa pendidikan seringkali digunakan sebagai alat untuk mempertahankan dominasi kelas sosial tertentu, yang berpotensi memperlebar kesenjangan sosial.Teori struktural konflik menyoroti bagaimana ketidaksetaraan akses terhadap pendidikan berkualitas dapat melanggengkan ketidakadilan.Oleh karena itu, diperlukan model sekolah alternatif yang berfokus pada memanusiakan manusia, mengembangkan karakter, mendorong pembelajaran mandiri, dan memberikan kesempatan bagi semua individu untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana implementasi model sekolah yang memanusiakan dapat secara konkret mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan mobilitas sosial di berbagai konteks geografis dan sosial-ekonomi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi kurikulum yang berpusat pada karakter dan pembelajaran mandiri, dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas berbagai model sekolah alternatif dalam membebaskan individu dari kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup mereka, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada keberhasilan model-model tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem pendidikan yang lebih inklusif, adil, dan berorientasi pada kemanusiaan, serta mampu menjawab tantangan-tantangan sosial yang kompleks di masa depan.

  1. #sistem pendidikan#sistem pendidikan
  2. #evaluasi kurikulum#evaluasi kurikulum
Read online
File size222.43 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1bF
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test