ITBMITBM

Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi umur simpan dan mutu sensori siomay yang dibuat dari surimi ikan tenggiri (Scomberomorus commerson). Penelitian melibatkan persiapan siomay dengan surimi sebagai bahan utama, diikuti oleh evaluasi sensori dan analisis mikrobiologis untuk menentukan umur simpan. Hasil menunjukkan bahwa mutu sensori siomay menurun seiring waktu penyimpanan, dengan perbedaan signifikan terlihat pada penampakan, warna, aroma, tekstur, dan rasa. Temuan ini menunjukkan bahwa waktu penyimpanan optimal untuk mempertahankan mutu sensori adalah dalam rentang 0 hingga 12 jam setelah persiapan. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi industri pengolahan seafood mengenai pemanfaatan surimi ikan tenggiri dalam produksi siomay berkualitas tinggi.

Produk siomay berbahan dasar surimi ikan tenggiri menunjukkan kualitas mikrobiologis dan sensoris yang masih baik hingga 24 jam masa penyimpanan.Hasil uji Angka Lempeng Total menunjukkan peningkatan jumlah bakteri seiring waktu, namun tetap berada dalam batas aman.Uji sensori oleh panelis terhadap lima atribut (penampakan, warna, aroma, tekstur, dan rasa) menunjukkan bahwa semua sampel memenuhi ambang batas minimal kesukaan sesuai SNI 7756.2013 dengan nilai rata-rata di atas 7, sehingga siomay tetap dapat diterima konsumen meskipun terdapat penurunan ringan pada beberapa atribut.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana variasi suhu penyimpanan (misalnya refrigerasi vs. beku) memengaruhi stabilitas rasa dan tekstur siomay berbahan surimi tenggiri selama lebih dari 24 jam, karena hasil saat ini hanya menunjukkan tren penurunan mutu hingga 24 jam. Selain itu, perlu diteliti pengaruh penambahan bahan alami seperti ekstrak rempah atau antioksidan alami terhadap penundaan pertumbuhan mikroba dan pencegahan perubahan bau tidak sedap, mengingat bahwa oksidasi lemak diduga menjadi penyebab penurunan rasa. Terakhir, studi lebih dalam tentang interaksi antara formulasi surimi (rasio protein, krioprotektan, dan bahan tambahan) dengan proses pemasakan dapat mengungkap cara optimal untuk meningkatkan daya simpan tanpa mengorbankan preferensi sensori konsumen, sehingga produk ini dapat diproduksi secara massal dengan konsistensi mutu yang tinggi.

  1. #preferensi konsumen#preferensi konsumen
  2. #kappaphycus alvarezii#kappaphycus alvarezii
Read online
File size549.54 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2jD
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test