JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialEra modernisasi saat ini telah merambah seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk musik. Musik dalam era digital menimbulkan sejumlah masalah baru, antara lain (1) bagaimana regulasi hak cipta untuk musik yang di‑re‑arrange pada platform digital? dan (2) bagaimana perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta musik yang di‑re‑arrange pada platform digital? Metode penulisan penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif, karena masih terdapat norma‑norma yang belum jelas, berdasarkan pendapat para ahli hukum dan peraturan perundang‑undangan. Melakukan aktivitas meng‑re‑arrange karya musik orang lain tanpa izin, kemudian mengunggahnya ke platform digital merupakan tindakan yang melanggar hukum. Pelanggaran hak cipta yang di‑re‑arrange tanpa izin pada platform digital dapat diselesaikan melalui litigasi melalui hukum perdata dan pidana, serta non‑litigasi melalui lembaga arbitrase atau mediasi oleh Direktorat Hak Kekayaan Intelektual.
Transformasi digital menjadikan platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan TikTok sebagai sumber utama pendapatan musik di Indonesia, di mana regulasi mengenai karya musik diatur oleh Ketentuan Layanan masing‑masing platform serta Undang‑Undang No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.Perlindungan hak cipta berlaku secara otomatis sejak penciptaan karya, namun penegakan memerlukan bukti yang sah dan dapat diselesaikan melalui alternatif penyelesaian sengketa, arbitrase, atau pengadilan, sementara tindakan meng‑re‑arrange karya tanpa izin diatur oleh Pasal 113 UU Hak Cipta.Masyarakat diimbau untuk lebih bijak menggunakan platform digital dengan memperoleh izin terlebih dahulu, sementara pencipta dan pemerintah harus memperkuat registrasi karya serta penegakan hukum guna melindungi hak ekonomi dan moral pencipta.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas mekanisme lisensi yang diterapkan oleh platform digital dalam menjamin distribusi royalti yang adil bagi karya musik yang di‑re‑arrange, dengan mengumpulkan data pembayaran royalti dan persepsi pemegang hak cipta. Selanjutnya, diperlukan pengembangan kerangka hukum yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi secara otomatis penyusunan ulang (re‑arrangement) karya musik yang tidak berizin pada platform seperti TikTok, sehingga dapat mempercepat respons penegakan hak cipta. Selain itu, studi empiris mengenai dampak program peningkatan kesadaran publik tentang pentingnya memperoleh izin sebelum meng‑re‑arrange musik dapat memberikan insight tentang perubahan perilaku kreator konten digital dan potensi pengurangan pelanggaran hak cipta.
| File size | 478.13 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
POLGANPOLGAN Perlindungan hukum atas hak cipta digital dalam ekonomi kreatif menjadi sangat krusial seiring dengan pesatnya perkembangan transformasi ekonomi Yang berbasisPerlindungan hukum atas hak cipta digital dalam ekonomi kreatif menjadi sangat krusial seiring dengan pesatnya perkembangan transformasi ekonomi Yang berbasis
ISI PADANGPANJANGISI PADANGPANJANG Pertunjukan diawali dengan karya klasik era Barok Concerto In E Major, Op. 8 Rv 269 karya Antonio Vivaldi pada tahun 1725 yang menggambarkan suasana musimPertunjukan diawali dengan karya klasik era Barok Concerto In E Major, Op. 8 Rv 269 karya Antonio Vivaldi pada tahun 1725 yang menggambarkan suasana musim
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menggunakan teori perlindungan hukum untuk mengkaji bagaimana hukum dapat memberikan perlindungan yang adil. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasiPenelitian ini menggunakan teori perlindungan hukum untuk mengkaji bagaimana hukum dapat memberikan perlindungan yang adil. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi
UNIGRESUNIGRES Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sanksi administratif terhadap tingkat perusahaan. Penelitian ini membahas tanggung jawabPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sanksi administratif terhadap tingkat perusahaan. Penelitian ini membahas tanggung jawab
IBRAHIMYIBRAHIMY Hasilnya menunjukkan bahwa makna pengirim (senders meaning) lebih dominan dibandingkan makna ucapan (utterance meaning), serta metafora dengan cakupanHasilnya menunjukkan bahwa makna pengirim (senders meaning) lebih dominan dibandingkan makna ucapan (utterance meaning), serta metafora dengan cakupan
TEKNOKRATTEKNOKRAT Perlindungan hak reproduksi perempuan merupakan hak yang dijamin dalam UUD 1945 dan ketentuan hukum lainnya baik di tingkat internasional, di mana hakPerlindungan hak reproduksi perempuan merupakan hak yang dijamin dalam UUD 1945 dan ketentuan hukum lainnya baik di tingkat internasional, di mana hak
UMPUMP Analisis lirik lagu Lingkaran Aku Cinta Padamu melalui perspektif hermeneutika Gadamer menunjukkan bahwa pemahaman terhadap karya seni tidak dapat dilepaskanAnalisis lirik lagu Lingkaran Aku Cinta Padamu melalui perspektif hermeneutika Gadamer menunjukkan bahwa pemahaman terhadap karya seni tidak dapat dilepaskan
ISI DPSISI DPS Hasil pelatihan menggambar mural wayang oleh I Wayan Widi Apriana menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sangat positif bagi kalangan generasi muda di wilayahHasil pelatihan menggambar mural wayang oleh I Wayan Widi Apriana menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sangat positif bagi kalangan generasi muda di wilayah
Useful /
POLGANPOLGAN Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi e-business memiliki pengaruh paling dominan terhadap nilai tambah produk hilir, dengan nilai R² sebesar 0,992.Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi e-business memiliki pengaruh paling dominan terhadap nilai tambah produk hilir, dengan nilai R² sebesar 0,992.
JABARPROVJABARPROV Strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT mencakup optimalisasi lahan dan teknologi, peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan, sinergi dengan pemerintah,Strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT mencakup optimalisasi lahan dan teknologi, peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan, sinergi dengan pemerintah,
UMPUMP Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan representasi nilai-nilai moderasi beragama pada materi khotbah Jumat dengan pendekatan analisis wacana kritisPenelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan representasi nilai-nilai moderasi beragama pada materi khotbah Jumat dengan pendekatan analisis wacana kritis
UMPUMP Metafora tentang IKN dalam pidato Jokowi dipetakan menjadi dua, yaitu IKN adalah investasi dan IKN adalah perubahan peradaban.metafora-metaphora tersebutMetafora tentang IKN dalam pidato Jokowi dipetakan menjadi dua, yaitu IKN adalah investasi dan IKN adalah perubahan peradaban.metafora-metaphora tersebut