UKDCUKDC

Jurnal Lingkungan Karya ArsitekturJurnal Lingkungan Karya Arsitektur

Tantangan dalam perencanaan kota adalah kelestarian dan keberlanjutan sehingga dapat mendukung layanan bagi seluruh warga masyarakat. Kota Kupang sebagai salah satu kota perbatasan dengan negara tetangga sekaligus sebagai kota penghubung melalui jalur darat saat ini terus berkembang. Dengan rencana pengembangan bandara sebagai salah satu sarana transportasi bisa mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Kota Kupang. Bandar Udara El Tari Kupang perlu dibenahi dan ditingkatkan baik sarana, prasarana serta fasilitas penunjang lainnya melalui pemindahan. Dengan penulisan paper ini dapat memberi kontribusi pada pengembangan desa Oebelo di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang yang adalah lokasi yang tepat dari dua tempat lainnya di Kupang Barat maupun lokasi lain di kecamatan Kupang Timur termasuk didalamnya sebagai pertimbangan dalam upaya penentuan serta pengembangan. Dengan adanya rencana pembangunan bandara baru ini akan membawa perubahan pada ekosistem wilayah sekitarnya karena semakin bertambahnya aktifitas diwilayah sekitarnya. Perubahan akan terjadi dimana perubahan fisik dan ekonomi wilayah sekitar rencana bandara baru Eltari di Oebelo serta seberapa jauh perubahan itu akan berdampak pada kegiatan sosial ekonomi masyarakat setempat dan sosial budaya masyarakat. Penelitian yang dilaksanakan adalah dengan menggabungkan metode penelitian literatur dan observasi lapangan serta wawancara secara mendalam pada narasumber yang memilik i keterkaitan langsung akan rencana pemindahan Bandar Udara El Tari Kupang. Hasil penelit ian ini dapat dijadikan masukan penting bagi stakeholder dan pemerintah daerah di dalam menyikapi situasi lapangna dan sekaligus mempersiapkan perkembangan kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat pada lokasi rencana pengembangan Bandar udara setempat.

Rencana pembangunan bandara baru El Tari Kupang merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.Permasalahan pertanahan dan potensi konflik kepentingan menjadi tantangan utama dalam proses relokasi bandara ke Desa Oebelo.Pemerintah daerah perlu menyusun kebijakan yang komprehensif untuk mengantisipasi dampak sosial, budaya, dan lingkungan dari pembangunan bandara baru ini.

Berdasarkan analisis dokumen, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemodelan dampak ekonomi pembangunan bandara baru terhadap sektor-sektor utama di Kabupaten Kupang, seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata, dengan mempertimbangkan efek multiplier dan potensi spillover. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosial-budaya pembangunan bandara terhadap masyarakat lokal di Desa Oebelo dan sekitarnya, termasuk perubahan mata pencaharian, struktur sosial, dan nilai-nilai budaya, serta strategi mitigasi risiko yang efektif. Terakhir, penelitian mengenai aspek lingkungan, khususnya analisis risiko terhadap ekosistem teluk Kupang dan lahan-lahan kritis di sekitar lokasi bandara, serta pengembangan strategi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, sangatlah penting untuk memastikan pembangunan bandara tidak merusak lingkungan hidup dan tetap mendukung kualitas hidup masyarakat.

  1. Rencana Pemindahan Bandar Udara Eltari Kupang Strategi Perencanaan Kota Berkelanjutan | Jurnal Lingkungan... jurnal.ukdc.ac.id/index.php/LKR/article/view/251Rencana Pemindahan Bandar Udara Eltari Kupang Strategi Perencanaan Kota Berkelanjutan Jurnal Lingkungan jurnal ukdc ac index php LKR article view 251
  1. #budaya masyarakat aceh#budaya masyarakat aceh
  2. #masyarakat lokal#masyarakat lokal
Read online
File size646.79 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-2bc
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test