ITSPKUITSPKU

Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi PenelitianProfesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian

Kejang demam merupakan gangguan neurologis yang paling umum terjadi pada anak-anak, biasanya mulai dari usia 6 bulan hingga 5 tahun dengan puncak kejadian sekitar usia 14-18 bulan. Perilaku yang sering dilakukan oleh ibu saat anak mengalami kejang demam meliputi memasukkan sendok ke mulut anak dan memberikan kopi saat anak mengalami kejang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari anak-anak dengan riwayat kejang, dengan jumlah total populasi sebanyak 42 responden. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling, dengan ukuran sampel sebanyak 38 responden. Analisis data menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik juga menunjukkan penanganan kejang demam pada anak yang baik, dengan jumlah 23 responden (60,5%). Nilai p-nilai yang diperoleh adalah 0,000 atau kurang dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua dan penanganan kejang demam pada anak di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.

Mayoritas orang tua berusia antara 20 hingga 30 tahun dengan tingkat pendidikan SMP, dan sebagian besar bekerja sebagai ibu rumah tangga.Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai penanganan kejang demam pada anak.Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan penanganan kejang demam pada anak di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.

Pertama, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana efektivitas edukasi kesehatan berbasis media digital terhadap peningkatan pengetahuan orang tua dalam menangani kejang demam di rumah, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap petugas kesehatan. Kedua, penting untuk mengkaji pengaruh pengalaman pribadi atau riwayat kejang pada saudara kandung terhadap perilaku penanganan awal yang dilakukan orang tua saat anak mengalami kejang demam. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang budaya lokal dalam penanganan kejang demam, seperti penggunaan sendok atau minyak kayu putih, untuk merancang intervensi edukasi yang lebih kontekstual dan mudah diterima masyarakat. Penelitian-penelitian ini dapat membantu menyusun program edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga sensitif terhadap faktor sosial, budaya, dan psikologis keluarga. Dengan demikian, penanganan awal kejang demam dapat dilakukan secara lebih tepat dan mencegah komplikasi serius pada anak.

  1. Febrile seizures: an overview - Drugs in Context. febrile seizures overview drugs context skip content... drugsincontext.com/febrile-seizures-an-overviewFebrile seizures an overview Drugs in Context febrile seizures overview drugs context skip content drugsincontext febrile seizures an overview
  2. Medical Journal of Babylon. medical journal babylon journals.lww.com/mjby/fulltext/2019/16010/parental_knowledge_and_practice_regarding_febrile.12.aspxMedical Journal of Babylon medical journal babylon journals lww mjby fulltext 2019 16010 parental knowledge and practice regarding febrile 12 aspx
  3. Febrile seizures: A review - JACEP Open. febrile seizures review jacep open skip main content menu account... jacepopen.com/retrieve/pii/S2688115224002790Febrile seizures A review JACEP Open febrile seizures review jacep open skip main content menu account jacepopen retrieve pii S2688115224002790
  1. #edukasi telinga#edukasi telinga
  2. #anak usia#anak usia
Read online
File size228.06 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2aI
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test