UMNUMN

JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORAJURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA

merupakan isu yang kompleks dan memengaruhi kualitas serta kesempatan belajar bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk ketidaksetaraan gender yang terjadi di lingkungan madrasah, baik dari segi kebijakan, kurikulum, peran guru, maupun interaksi antara siswa laki-laki dan perempuan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman serta persepsi dari para siswa, guru, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun madrasah secara formal mendukung kesetaraan pendidikan, terdapat hambatan-hambatan terselubung yang memengaruhi partisipasi dan perkembangan siswa perempuan. Faktor-faktor seperti stereotip gender, pembagian peran domestik, serta ekspektasi sosial turut memperkuat ketidaksetaraan tersebut. Studi ini menyimpulkan perlunya reformasi kebijakan dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya kesetaraan gender di madrasah, agar pendidikan dapat menjadi lebih inklusif dan adil bagi semua siswa, tanpa memandang jenis kelamin.

Konsep gender merupakan seperangkat peran dan perilaku yang dibentuk secara sosial oleh masyarakat, bukan berdasarkan perbedaan biologis.Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan dan peningkatan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang adil dan inklusif, sehingga seluruh siswa dapat mengembangkan potensinya secara optimal tanpa dibatasi oleh jenis kelamin.

Penelitian selanjutnya dapat menjawab tiga pertanyaan besar untuk memperdalam pemahaman ini. Pertama, sejauh mana ketidaksetaraan gender yang terjadi di madrasah benar-benar memengaruhi hasil belajar, seperti nilai ujian dan rasa percaya diri siswa perempuan dibandingkan laki-laki? Kedua, bagaimana dampaknya jika kita mengubah buku pelajaran dan contoh soal agar tidak lagi mengandung stereotip, apakah ini akan mendorong lebih banyak siswa perempuan untuk menyukai matematika atau sains? Ketiga, apa kendala nyata yang dihadapi guru dan kepala sekolah saat mencoba menerapkan kebijakan yang adil, dan jenis pelatihan apa yang paling membantu mereka untuk menghilangkan bias tak sadar dalam mengajar? Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu menciptakan solusi yang nyata dan terukur, bukan sekadar wacana, untuk memastikan semua anak, baik laki-laki maupun perempuan, mendapat kesempatan yang sama untuk sukses di madrasah.

  1. Diffusion of Drugs Across the Isolated Mesentery - Journal of Pharmaceutical Sciences. diffusion drugs... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0022354915357658Diffusion of Drugs Across the Isolated Mesentery Journal of Pharmaceutical Sciences diffusion drugs linkinghub elsevier retrieve pii S0022354915357658
  2. KETIDAKSETARAAN GENDER BIDANG PENDIDIKAN: FAKTOR PENYEBAB, DAMPAK, DAN SOLUSI | Natasha | Marwah: Jurnal... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/marwah/article/view/513KETIDAKSETARAAN GENDER BIDANG PENDIDIKAN FAKTOR PENYEBAB DAMPAK DAN SOLUSI Natasha Marwah Jurnal ejournal uin suska ac index php marwah article view 513
  3. Gender dalam Pandangan Islam | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. gender pandangan islam jiip jurnal... doi.org/10.54371/jiip.v5i3.502Gender dalam Pandangan Islam JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan gender pandangan islam jiip jurnal doi 10 54371 jiip v5i3 502
  1. #batak toba#batak toba
  2. #ketidaksetaraan gender#ketidaksetaraan gender
Read online
File size501.25 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-28K
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test