STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA

Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan TafsirAl Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir

Di zaman yang penuh fitnah dan perpecahan seperti saat ini rasa persaudaraan (ukhuwah) dan persatuan menjadi sesuatu yang sangat mahal. Hanya karena mengejar kepentingan pribadi atau golongan seringkali persatuan dan persaudaraan disisihkan atau bahkan tidak digubris sama sekali. Umat Islam semakin mundur dan terpuruk karena perselisihan dan perpecahan di antara mereka sendiri. Padahal Islam memerintahkan umatnya untuk bersatu dan tolong-menolong dalam kebaikan. Banyak sekali dalil-dalil baik dari Al-Quran maupun As-Sunnah yang memerintahkan umat Islam untuk bersatu, menjaga persaudaraan dan juga bekerja sama dalam kebaikan, sehingga sudah sepatutnya umat Islam bersama-sama untuk kembali merajut persatuan umat dan ukhuwah Islamiyyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna lafadz ummatan wâhidah dalam Al-Quran berdasarkan Tafsîr Asy-Syarawi, dan untuk mengetahui metode penafisran Asy-Syarawi terhadap ayat-ayat ummatan wâhidah, serta untuk mengetahui kiat-kiat persatuan umat menurut Asy-Syarawi pada penafsirannya terhadap ayat-ayat ummatan wâhidah.

Penafsiran Asy-Syarawi terhadap ayat-ayat ummatan wâhidah dipaparkan dan dijelaskan dengan beberapa makna, yaitu kesatuan umat dalam mengikuti manhaj Nabi Âdam, kesatuan umat dalam di bawah satu syariat, kesatuan umat dalam keimanan, kesatuan umat di atas hidayah, kesatuan umat di atas Al-Haq, kesatuan umat yang tidak ada perselisihan didalamnya, kesatuan umat di atas aqidah (ushul), kesatuan umat dalam keimanan, dan kesatuan umat di atas kekufuran.Metode Asy-Syarawi dalam menafsirkan ayat-ayat yang terdapat lafadz ummatan wâhidah, telah sesuai dengan ciri-ciri kitab tafsîr lainya yang menggunakan metode tahlîliyy.Beberapa kiat-kiat yang disampaiakan Asy-Syarawi agar persatuan umat terjaga adalah dengan kembali kepada agama tauhid dan juga bagaimana selalu waspada serta menjauhi perselisihan yang hanya dikarenakan masalah furu, apalagi sampai kepada saling mengafirkan satu sama lain.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan kajian tentang penerapan konsep ummatan wâhidah dalam konteks masyarakat modern, termasuk bagaimana nilai-nilai persatuan ini dapat diintegrasikan dalam kehidupan sosial politik kontemporer. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara penafsiran Asy-Syarawi dengan mufassir lain mengenai konsep ummatan wâhidah untuk melihat perspektif yang lebih luas. Terakhir, penelitian mendalam tentang faktor-faktor penghambat persatuan umat menurut penafsiran Asy-Syarawi dapat memberikan solusi praktis dalam mengatasi perpecahan di kalangan umat Islam.

Read online
File size617.88 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-28G
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test