ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA

Sagu: Jurnal Pengabdian MasyarakatSagu: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pengelolaan keuangan yang kurang tepat dapat menimbulkan berbagai masalah salah satunya yakni perilaku komsutif. Perilaku konsumtif juga sering terjadi diseluruh kalangan terutama anak-anak dan remaja, sehingga membuat seseorang ingin mengkonsumsi barang secara berlebihan dan tidak wajar. Pengabdian ini dilaksanakan dengan cara pembimbingan dan pelatihan Program Seminar, Workshop dan Bimbingan pengenalan dan budaya menabung dengan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan termasuk di dalamnya pengembangan materi pelatihan ceramah dari narasumber, studi kasus, diskusi kelompok, dan Curah Pendapat. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan dengan Seminar atau Workshop dan Pendampingan dalam Pengembangan Kesadaran Budaya Menabung Sejak Usia Dini Bagi Anak-Anak Panti Asuhan Abba (Yayasan Kasih Sayang Abba). Hasil yang diharapkan adalah bahwa anak-anak Panti Asuhan Abba dapat mendapatkan contoh yang baik dalam pengelolaan keuangan, Menetapkan tujuan menabung yang jelas, Menyediakan tempat untuk menabung, seperti celengan atau rekening bank, Membuat kegiatan menabung menjadi menyenangkan dan menarik. Secara keseluruhan, budaya menabung sejak dini tidak hanya bermanfaat untuk pengelolaan keuangan, tetapi juga membentuk karakter anak menjadi lebih bijaksana dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan finansial di masa depan.

Budaya menabung sejak dini memiliki banyak manfaat yang signifikan bagi perkembangan anak dan pengelolaan keuangan mereka di masa depan.Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain.Memberikan contoh yang baik dalam pengelolaan keuangan, Menetapkan tujuan menabung yang jelas, Menyediakan tempat untuk menabung, seperti celengan atau rekening bank, Membuat kegiatan menabung menjadi menyenangkan dan menarik.Secara keseluruhan, budaya menabung sejak dini tidak hanya bermanfaat untuk pengelolaan keuangan, tetapi juga membentuk karakter anak menjadi lebih bijaksana dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan finansial di masa depan.

Untuk penelitian lanjutan, penting untuk menggali lebih dalam dampak jangka panjang dari program budaya menabung pada anak-anak panti asuhan. Salah satu arah studi yang menarik adalah melakukan penelitian longitudinal untuk melihat keberlanjutan kebiasaan menabung dan literasi keuangan mereka hingga usia dewasa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi konsistensi perilaku tersebut setelah mereka tidak lagi berada di lingkungan panti. Selain itu, diperlukan penelitian komparatif untuk mengevaluasi efektivitas berbagai metode pengajaran dan intervensi yang berbeda, misalnya membandingkan pendekatan berbasis demonstrasi praktis pembuatan celengan dengan simulasi transaksi perbankan secara langsung. Tujuannya adalah untuk menentukan strategi paling optimal dalam mempromosikan budaya menabung pada kelompok anak yang rentan ini. Studi juga dapat menyoroti peran sentral para pengasuh panti asuhan. Investigasi lebih lanjut tentang bagaimana pelatihan khusus bagi pengasuh dalam literasi keuangan dapat secara signifikan memengaruhi perilaku menabung anak-anak dan bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan yang lebih efektif dalam mendorong kebiasaan finansial yang bijak akan sangat bermanfaat. Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk mengembangkan program intervensi yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas.

  1. #panti asuhan#panti asuhan
  2. #ma al#ma al
Read online
File size584.57 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-28C
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test