IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL

International Journal of Community Service (IJCS)International Journal of Community Service (IJCS)

Remaja di Indonesia semakin hidup dalam lingkungan digital di mana risiko daring dan luring terhadap kesehatan seksual dan reproduksi saling terkait. Kota Padangsidimpuan di Sumatera Utara memiliki populasi muda yang dominan, namun bukti mengenai bagaimana literasi kesehatan reproduksi digital dapat dimanfaatkan untuk mencegah kekerasan seksual masih minim. Penelitian kualitatif ini menggunakan tinjauan naratif dan analisis konten berbasis dokumen untuk menyintesis literatur empiris dan konseptual tentang literasi kesehatan digital, pendidikan kesehatan reproduksi remaja, serta kekerasan berbasis gender yang difasilitasi teknologi di Indonesia, dengan fokus khusus pada implikasi bagi Padangsidimpuan. Sumber data meliputi jurnal ilmiah, statistik pemerintah, serta laporan kebijakan dan LSM. Analisis mengidentifikasi empat tema utama: (1) digitalisasi cepat dan demografi muda sebagai pedang bermata dua, (2) kesenjangan berkelanjutan dalam literasi kesehatan reproduksi dan komunikasi yang tabu, (3) beban tinggi dan berubahnya kekerasan seksual serta kekerasan gender daring di antara remaja, dan (4) literasi kesehatan reproduksi digital sebagai strategi pencegahan yang menjanjikan namun belum optimal. Kerangka multi‑level diusulkan, menekankan peran sekolah, keluarga, layanan kesehatan—khususnya bidan—dan pemerintah daerah dalam memperkuat keterlibatan kritis, aman, dan berbasis hak remaja dengan informasi kesehatan reproduksi digital. Temuan ini memberikan strategi sensitif konteks untuk Padangsidimpuan serta menyoroti prioritas penelitian kualitatif lokal di masa depan.

Kajian naratif kualitatif ini menunjukkan bahwa literasi kesehatan reproduksi digital berpotensi signifikan sebagai strategi pencegahan kekerasan seksual pada remaja di Padangsidimpuan, mengingat faktor demografis muda, kesenjangan literasi kesehatan reproduksi, serta beban kekerasan seksual dan kekerasan berbasis gender daring yang tinggi.Bukti dari studi Indonesia dan internasional mengindikasikan bahwa literasi kesehatan digital dan pendidikan SRH digital dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku remaja, serta menurunkan kekerasan fisik dan seksual bila dirancang dan diimplementasikan dengan tepat, dengan peran strategis bidan dalam pengembangan konten digital dan layanan pendamping.Implementasi yang kuat dari proteksi hukum, tata kelola etis intervensi digital, dan penelitian empiris lokal tetap diperlukan untuk menjadikan literasi kesehatan reproduksi digital sebagai komponen krusial dalam strategi komprehensif melindungi remaja dari kekerasan seksual dan memajukan kesejahteraan reproduksi mereka.

Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan survei lapangan berbasis campuran metode untuk mengukur tingkat literasi kesehatan reproduksi digital di kalangan remaja Padangsidimpuan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan platform digital dalam konteks SRH. Selanjutnya, perlu dikembangkan dan diuji secara eksperimental program intervensi digital yang melibatkan bidan, guru, dan orang tua, dengan menilai dampaknya terhadap pengetahuan, sikap, serta perilaku pencegahan kekerasan seksual selama periode enam bulan. Terakhir, studi longitudinal dapat mengeksplorasi efek jangka panjang dari kebijakan lokal yang mengintegrasikan literasi digital ke dalam layanan kesehatan masyarakat, termasuk analisis biaya‑manfaat dan penilaian kepatuhan hukum serta etika dalam penggunaan data remaja. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk memperkuat kerangka kerja multi‑level dalam pencegahan kekerasan seksual berbasis digital di Padangsidimpuan.

  1. Effectiveness of digital gaming intervention in enhancing adolescents’ knowledge and attitudes... doi.org/10.22146/bkm.v41i11.24483Effectiveness of digital gaming intervention in enhancing adolescentsAo knowledge and attitudes doi 10 22146 bkm v41i11 24483
  2. Jurnal Surya Kencana Satu : Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan. prevention handling sexual violence... doi.org/10.32493/jdmhkdmhk.v16i1.48179Jurnal Surya Kencana Satu Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan prevention handling sexual violence doi 10 32493 jdmhkdmhk v16i1 48179
  3. Journal of Medical Internet Research - From Taboo to Touchscreen: A Qualitative Study of Digital Sexual... doi.org/10.2196/78514Journal of Medical Internet Research From Taboo to Touchscreen A Qualitative Study of Digital Sexual doi 10 2196 78514
Read online
File size647.48 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test