NEOLECTURANEOLECTURA
POSTULATPOSTULATPemberian atau janji kepada seseorang dengan maksud memengaruhi orang tersebut untuk melakukan atau tidak melakukan suatu tugas yang bertentangan dengan kewenangan atau kewajibannya untuk kepentingan umum disebut penyuapan. Menurut Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, setiap pemberian kepada penyelenggara negara atau pegawai negeri sipil dianggap sebagai suap. Penelitian ini berfokus pada pertanggungjawaban hukum penyelenggara negara yang menerima hadiah dan faktor-faktor yang menjadi pertimbangan hakim dalam memutus perkara pejabat koruptor yang menerima hadiah dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 77/Pid.Sus-TPK/2023/PN Jkt.Pst. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gratifikasi yang diberikan kepada penyelenggara negara atau pegawai negeri sipil dianggap sebagai suap apabila berkaitan dengan jabatannya dan bertentangan dengan tugas atau kewajibannya. Ketentuan pertama mengharuskan adanya pembuktian bahwa gratifikasi tersebut bukan suap, dan ketentuan kedua mengharuskan adanya pembuktian bahwa gratifikasi tersebut bernilai kurang dari Rp10.000.000,00. Penuntut umum memberikan bukti bahwa pemberian hadiah tersebut merupakan suap. Tidak melaporkan pemenuhan yang diperoleh dapat mengakibatkan denda paling sedikit Rp200.000.000,00 dan paling banyak Rp1.000.000.000,00, serta pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup. Pemberi suap juga dapat diancam dengan pidana denda paling sedikit Rp50.000.000,00 dan paling banyak Rp250.000.000,00, serta pidana penjara paling lama satu tahun dan lima tahun.
Penelitian ini menegaskan bahwa penyelenggara negara yang menerima hadiah dapat dimintai pertanggungjawaban pidana sesuai dengan Pasal 12b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo.Pembuktian gratifikasi sebagai suap menjadi krusial, dengan beban pembuktian berbeda tergantung nilai gratifikasi.Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 77/Pid.Pst menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk derajat kesalahan, ancaman pasal, dan hal-hal yang memberatkan atau meringankan dalam menjatuhkan putusan.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas mekanisme pelaporan gratifikasi oleh penyelenggara negara dan identifikasi hambatan-hambatan yang mungkin menghalangi pelaporan tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif sistem pemberantasan korupsi di Indonesia dengan negara-negara lain yang berhasil menekan angka korupsi, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penting untuk meneliti dampak sanksi pidana yang dijatuhkan kepada pelaku korupsi terhadap perilaku koruptif di masa depan, serta efektivitas program rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi mantan narapidana korupsi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia, serta memperkuat integritas dan akuntabilitas penyelenggaraan negara.
| File size | 222.38 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Keterbatasan sumber daya, baik manusia maupun finansial, menjadi penghambat utama optimalisasi peran Kepala Distrik. Diperlukan strategi kebijakan yangKeterbatasan sumber daya, baik manusia maupun finansial, menjadi penghambat utama optimalisasi peran Kepala Distrik. Diperlukan strategi kebijakan yang
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Upaya perbaikan yang telah dilakukan mencakup sosialisasi informal, konfirmasi formasi, dan koordinasi dengan Baperjakat, namun diperlukan langkah lebihUpaya perbaikan yang telah dilakukan mencakup sosialisasi informal, konfirmasi formasi, dan koordinasi dengan Baperjakat, namun diperlukan langkah lebih
UNISTIUNISTI Sampel penelitian menggunakan sampel insidental sebanyak 100 responden dari total populasi 1316. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatifSampel penelitian menggunakan sampel insidental sebanyak 100 responden dari total populasi 1316. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif
UNISTIUNISTI Penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien di IGD RSUD Kayuagung (t‑hitung = 5,484 > t‑tabel = 1,661.Penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien di IGD RSUD Kayuagung (t‑hitung = 5,484 > t‑tabel = 1,661.
UMMUMM Hambatan yang dihadapi oleh PPNS Perikanan dipengaruhi oleh faktor internal berupa kurangnya kualitas dan kuantitas fasilitas dan infrastruktur pengawasan,Hambatan yang dihadapi oleh PPNS Perikanan dipengaruhi oleh faktor internal berupa kurangnya kualitas dan kuantitas fasilitas dan infrastruktur pengawasan,
LANLAN Karena kurangnya kompetensi PNS dalam penggunaan teknologi dan lingkungan birokrasi, pemerintah Indonesia menganggap ini sebagai tantangan besar. SelainKarena kurangnya kompetensi PNS dalam penggunaan teknologi dan lingkungan birokrasi, pemerintah Indonesia menganggap ini sebagai tantangan besar. Selain
UMPRUMPR Subyek penelitian adalah mahasiswa semester satu FIKES di UMP. Jumlah populasi adalah 32 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angketSubyek penelitian adalah mahasiswa semester satu FIKES di UMP. Jumlah populasi adalah 32 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angket
UMPRUMPR Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah: a) Tenik analisa Prosentase, untuk mencapai atau diperolehnya kejelasan tentang hasil UAN SMP denganAdapun teknik analisis data yang digunakan adalah: a) Tenik analisa Prosentase, untuk mencapai atau diperolehnya kejelasan tentang hasil UAN SMP dengan
Useful /
UNISTIUNISTI Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Divisi Hubungan MasyarakatPenelitian ini bertujuan menganalisis dampak motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Divisi Hubungan Masyarakat
DINAMIKADINAMIKA Selain itu, upaya dapat diarahkan untuk meningkatkan kesadaran teknologi, memberikan sumber daya untuk memahami kondisi ekonomi dan peraturan pemerintah,Selain itu, upaya dapat diarahkan untuk meningkatkan kesadaran teknologi, memberikan sumber daya untuk memahami kondisi ekonomi dan peraturan pemerintah,
UMPRUMPR Kandungan tentang nilai-nilai tasawuf dalam Qasidah Burdah tersebut masih memiliki kesesuaian (relevansi) dengan ajaran-ajaran Islam baik dari segi tujuanKandungan tentang nilai-nilai tasawuf dalam Qasidah Burdah tersebut masih memiliki kesesuaian (relevansi) dengan ajaran-ajaran Islam baik dari segi tujuan
UMPRUMPR Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan media animasi komputer pada pembelajaran dengan materi sistem sirkulasi dan peredaran darah manusia dapatHasil penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan media animasi komputer pada pembelajaran dengan materi sistem sirkulasi dan peredaran darah manusia dapat