STKIP BIMASTKIP BIMA

ESES

Orang tua sering meluapkan emosi akibat tingkah laku anaknya yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya dalam bentuk kekerasan verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kekerasan verbal yang dilakukan orang tua terhadap anak usia 3-10 tahun. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan interview langsung dengan partisipan dan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel pada populasi tersebut yaitu purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu sesuai yang dikehendaki peneliti. Kemudian data dianalisis untuk menghasilkan suatua temuan. Hasil penelitian diketahui dampak dari kekerasan verbal, (1) anak menjadi manusia tidak berakhlak baik dari segi tindakan maupun ucapan (2) anak dengan mudah menggunakan bahasa negatif sehingga berujung pada tindakan yang menyimpang (3) anak menjadi lebih agresif dan kurang peka terhadap sesama. Upaya pencegahan yang harus orang tua lakukan yaitu dengan mengeluarkan bahasa-bahasa positif terhadap anak, mengikuti kegiatan workshop mengenai parenting, serta menghindari untuk mengeluarkan bahasa negatif.

Faktor pendidikan dan pengetahuan orang tua merupakan faktor yang dominan dalam memahami dampak kekerasan verbal yang dilakukan oleh orang tua yang ada di Desa Rupe.Dampaknya, anak dari keluarga petani cenderung menjadi manusia tidak berakhlak baik dari segi tindakan maupun ucapan, serta mudah menggunakan bahasa negatif sehingga berujung pada tindakan yang menyimpang, menjadi lebih agresif dan kurang peka terhadap sesama.Upaya pencegahan yang harus orang tua lakukan adalah dengan mengeluarkan bahasa‑bahasa positif terhadap anak, mengikuti kegiatan workshop mengenai parenting, serta menghindari bahasa negatif.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan parenting berbasis workshop dalam mengurangi frekuensi kekerasan verbal pada anak, dengan membandingkan hasil antar kelompok sosial ekonomi yang berbeda, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan dampak program tersebut. Selain itu, perlu dilakukan studi longitudinal yang menelusuri konsekuensi psikologis jangka panjang pada anak yang pernah mengalami kekerasan verbal, meliputi perkembangan moral, kemampuan sosial, dan kesehatan mental hingga usia remaja, guna memberikan gambaran komprehensif tentang dampak kumulatif. Selanjutnya, penelitian komparatif antara keluarga petani dan keluarga pegawai negeri sipil dapat mengungkap perbedaan pola kekerasan verbal, faktor-faktor pemicu, dan strategi penanggulangan yang paling efektif dalam masing-masing konteks, sehingga kebijakan intervensi dapat disesuaikan dengan karakteristik budaya dan pekerjaan masing‑masing kelompok.

  1. #peran guru#peran guru
  2. #kekerasan verbal#kekerasan verbal
Read online
File size445.39 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2xR
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test