MACHUNGMACHUNG

Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan IntermediaCitradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia

Media sosial telah mengubah lanskap seni dan budaya secara signifikan. Artikel ini mengkaji bagaimana media sosial berperan untuk membentuk produksi, distribusi, dan apresiasi seni dengan menggunakan perspektif Pierre Bourdieu, khususnya konsep modal budaya, modal sosial, dan medan seni. Dengan metode kualitatif berbasis studi literatur, artikel ini menemukan bahwa algoritma media sosial berperan sebagai kurator digital yang menentukan eksposur karya seni. Seniman yang memiliki modal sosial tinggi lebih mudah mendapatkan pengakuan dibandingkan mereka yang hanya mengandalkan modal budaya. Hal ini menciptakan dinamika baru dalam ekosistem seni kontemporer. Studi ini memberikan wawasan terhadap bagaimana seniman dapat memanfaatkan media sosial tanpa kehilangan nilai estetika dan orisinalitas karyanya.

Dalam lanskap seni kontemporer yang semakin dipengaruhi oleh dinamika digital, teori Pierre Bourdieu memberikan kerangka analisis yang sangat relevan untuk memahami perubahan structural dalam produksi, distribusi, dan penerimaan karya seni.Perkembangan medan seni digital menunjukkan terjadinya transformasi nilai-nilai modal, di mana dominasi modal budaya mulai digeser oleh modal sosial dan ekonomi.Dalam situasi ini, seniman dituntuk untuk tidak hanya adaptif secara teknis, tetapi juga kritis secara konseptual agar dapat tetap mempertahankan integritas artistic di tengah tekanan algoritma dan ekspetasi pasar.

Penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada beberapa area. Pertama, bagaimana strategi seniman dalam membangun identitas digital yang kuat dan otentik dapat mempengaruhi koneksi emosional dengan audiens, serta dampaknya terhadap keberlanjutan karir di era digital. Kedua, studi komparatif mengenai efektivitas berbagai platform media sosial dalam mempromosikan karya seni, dengan mempertimbangkan karakteristik unik setiap platform dan preferensi audiens yang berbeda, akan memberikan wawasan berharga bagi seniman dalam memilih saluran pemasaran yang tepat. Ketiga, eksplorasi mendalam terhadap peran komunitas daring dalam memberikan dukungan finansial dan moral kepada seniman, serta bagaimana dinamika kolaborasi dalam komunitas tersebut dapat memicu inovasi artistik, akan membantu memperkuat ekosistem seni digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

  1. November 2021 - American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopedics. american journal orthodontics... ajodo.org/retrieve/pii/S0889540621005928November 2021 American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopedics american journal orthodontics ajodo retrieve pii S0889540621005928
  2. SENI MERUPAKAN KEBUTUHAN HIDUP MANUSIA | GETER : Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik. seni hidup manusia... doi.org/10.26740/geter.v2n2.p35-40SENI MERUPAKAN KEBUTUHAN HIDUP MANUSIA GETER Jurnal Seni Drama Tari dan Musik seni hidup manusia doi 10 26740 geter v2n2 p35 40
  1. #modal sosial#modal sosial
  2. #desain komunikasi visual#desain komunikasi visual
Read online
File size134.4 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-26E
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test