JOURNAL JPSJOURNAL JPS
Journal of Pharmaceutical and SciencesJournal of Pharmaceutical and SciencesPati Jagung Manis (Zea mays L. var. saccharata) terdiri dari dua fraksi yaitu amilosa dan amylopectin. Penentuan kadar amilosa pada Pati Jagung Manis dapat ditentukan menggunakan metode spektrofotometri. Kadar amilosa ditetapkan dengan metode spektrofotometri visible dengan pereaksi larutan iod 2% yang dapat bereaksi dengan amilum membentuk larutan berwarna yang dapat diukur dengan alat spektrofotometer. Dari pengukuran absorbansi diperoleh Persamaan regresi 𝑦̂ = 0,006 25,2x, dengan nilai koefisien determinasi (R2) = 0,998 dan nilai koefisien korelasi (r) = 0,9989. Kadar amilosa yang diperoleh dari pati Jagung Manis (Zea mays L. var. saccharata) yaitu 28,65% dan untuk kadar amylopectin dari pati jagung manis sebesar 71,35% dengan Standar Deviasi (SD) = ± 0,0044, Batas Deteksi (BD) = 0,0005 mg/ml dan Batas Kuantitas (BK) = 0,0018 mg/ml.
Kadar amilosa dari pati Jagung Manis (Zea mays L.saccharata) adalah 28,65% ± 0,0044, sedangkan kadar amylopectinnya 71,35%.Kadar amilosa tersebut tergolong tinggi, sehingga pati jagung manis berpotensi digunakan sebagai bahan pengisi, pengikat, dan penghancur dalam formulasi tablet.
Bila kadar amilosa tinggi berkontribusi pada sifat fungsional pati, bagaimana jika kita membandingkan efek perlakuan panas-lembab (heat-moisture treatment) dan perlakuan enzimatik terhadap sifat fisik-mekanik tablet dari pati jagung manis? Apakah modifikasi ini bisa menurunkan waktu hancur tanpa menurunkan kekuatan tablet? Selain itu, apakah ekstraksi pati dari beberapa lokalitas jagung manis di Indonesia menghasilkan profil amilosa yang berbeda-beda, sehingga dapat dipetakan sebagai bahan dasar farmasi grade lokal? Terakhir, apakah pati jagung manis beramilosa tinggi mampu menekan pelepasan glukosa secara in vitro lebih lambat dibandingkan pati jagung biasa, sehingga cocok untuk platform tablet sustained-release ramah gula darah?.
- Analysis of amylose content in sweet corn starch (Zea Mays L. Var. Saccharata) by UV-Vis spectrophotometry... journal-jps.com/new/index.php/jps/article/view/494Analysis of amylose content in sweet corn starch Zea Mays L Var Saccharata by UV Vis spectrophotometry journal jps new index php jps article view 494
- "Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode Dan Cara Perhitungannya" by Harmita Harmita. petunjuk... scholarhub.ui.ac.id/mik/vol1/iss3/1Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode Dan Cara Perhitungannya by Harmita Harmita petunjuk scholarhub ui ac mik vol1 iss3 1
- Journal of Pharmaceutical and Sciences. journal sciences quick jump page content main navigation sidebar... doi.org/10.36490/journal-jps.comJournal of Pharmaceutical and Sciences journal sciences quick jump page content main navigation sidebar doi 10 36490 journal jps
| File size | 577.92 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTADUNTAD 014 mg/L, memastikan keandalan untuk sampel dengan konsentrasi analit minimal. Ketangguhan metode ini dikonfirmasi melalui analisis air Sungai Mahakam,014 mg/L, memastikan keandalan untuk sampel dengan konsentrasi analit minimal. Ketangguhan metode ini dikonfirmasi melalui analisis air Sungai Mahakam,
UYPUYP pada formulasi beras analog berbasis pati talas beneng dan pati jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuanpada formulasi beras analog berbasis pati talas beneng dan pati jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuan
USN LAMPUNGUSN LAMPUNG Berdasarkan hasil penelitian, pemberian kombinasi pupuk organik cair limbah kulit buah pisang dan daun kelor berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksiBerdasarkan hasil penelitian, pemberian kombinasi pupuk organik cair limbah kulit buah pisang dan daun kelor berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi
STIKES ISFISTIKES ISFI Kandungan senyawa fenolik yang terkandung dalam ER1 dan ER2 kemungkinan lebih berkontribusi sebagai agen fotoprotektor terhadap sinar UV B dibanding senyawaKandungan senyawa fenolik yang terkandung dalam ER1 dan ER2 kemungkinan lebih berkontribusi sebagai agen fotoprotektor terhadap sinar UV B dibanding senyawa
UNTAG SMDUNTAG SMD Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan 1 ½ dosis pupuk Si 1 dosis pupuk N, P, K mampu memberikan pengaruh terbaik dalam meningkatkan kandungan SiHasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan 1 ½ dosis pupuk Si 1 dosis pupuk N, P, K mampu memberikan pengaruh terbaik dalam meningkatkan kandungan Si
RIAURIAU Namun demikian perlu diperhatikan tata letak dan pemanfaatan tata ruang yang telah ditetapkan. Kualitas perairan Waduk Kotopanjang secara umum berkategoriNamun demikian perlu diperhatikan tata letak dan pemanfaatan tata ruang yang telah ditetapkan. Kualitas perairan Waduk Kotopanjang secara umum berkategori
STIKES ISFISTIKES ISFI Tahapan pada penelitian ini meliputi preparasi sampel, uji kualitatif kandungan formalin menggunakan pereaksi asam kromatofat, dan analisis kuantitatifTahapan pada penelitian ini meliputi preparasi sampel, uji kualitatif kandungan formalin menggunakan pereaksi asam kromatofat, dan analisis kuantitatif
UNPAMUNPAM Biofoam yang memiliki nilai biodegradability terbesar adalah biofoam pati ubi jalar pada variable 9% serat selulosa. Biodegradable foam berbahan baku ubiBiofoam yang memiliki nilai biodegradability terbesar adalah biofoam pati ubi jalar pada variable 9% serat selulosa. Biodegradable foam berbahan baku ubi
Useful /
NURISNURIS Peningkatan keterlibatan tersebut tercermin dalam beberapa indikator, termasuk perhatian siswa terhadap penjelasan materi, kesediaan untuk bertanya, partisipasiPeningkatan keterlibatan tersebut tercermin dalam beberapa indikator, termasuk perhatian siswa terhadap penjelasan materi, kesediaan untuk bertanya, partisipasi
STIKES ISFISTIKES ISFI Ekstrak etanol daun kedabu (Sonneratia ovata Backer) memiliki kandungan flavonoid total sebesar 38,248 ±0,142 mgQE/g dengan kapasitas antioksidan yangEkstrak etanol daun kedabu (Sonneratia ovata Backer) memiliki kandungan flavonoid total sebesar 38,248 ±0,142 mgQE/g dengan kapasitas antioksidan yang
STIKES ISFISTIKES ISFI Identifikasi GC‑MS menunjukkan 5 komponen utama minyak temu kunci adalah camphor (28,70%), ocimene (24,71%), eucalyptol (16,26%), geraniol (14,81%) danIdentifikasi GC‑MS menunjukkan 5 komponen utama minyak temu kunci adalah camphor (28,70%), ocimene (24,71%), eucalyptol (16,26%), geraniol (14,81%) dan
UNSAUNSA G/2019/PN Mks serta untuk mengetahui Pertimbangan Hakim terhadap Putusan PN Makassar Nomor 134/Pdt. G/2019/PN Mks. Akibat wanprestasi yang dilakukan debitorG/2019/PN Mks serta untuk mengetahui Pertimbangan Hakim terhadap Putusan PN Makassar Nomor 134/Pdt. G/2019/PN Mks. Akibat wanprestasi yang dilakukan debitor