UINUIN

Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)

Hidrokuinon dan niasinamid merupakan bahan pemutih yang digunakan secara tunggal maupun kombinasi dalam produk krim pemutih. Saat ini, penggunaan kadar hidrokuinon tersebut masih banyak yang melebihi batas keamanan yang direkomendasikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi serta menetapkan kadar hidrokuinon dan niasinamid dalam krim pemutih racikan yang diperoleh dari klinik kecantikan di Bekasi Selatan. Metode yang digunakan berupa spektrofotometri UV-Vis secara simultan. Penelitian ini diawali dengan validasi metode analisis berdasarkan parameter validasi. Identifikasi hidrokuinon dan niasinamid dilakukan menggunakan 5 sampel yang ditetapkan secara purposive sampling dan diukur pada pada panjang gelombang maksimum hidrokuinon (293,4 nm) dan niasinamid (261,4 nm). Hasil validasi metode menunjukkan besar nilai linearitas yang dinyatakan dalam koefisien korelasi (r) pada konsentrasi hidrokuinon 8-28 µg/mL dan niasinamid 10-34 µg/mL adalah sebesar 0,9999 dan 0,9998, LOD sebesar 0,3990 dan 0,3525 µg/mL, LOQ sebesar 1,3299 dan 1,1749 µg/mL, RSD sebesar 0,0909% dan 0,2591%, serta nilai %recovery sebesar 99,154±0,223% sampai 107,387±0,121%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kelima sampel teridentifikasi mengandung senyawa hidrokuinon dan niasinamid dengan kadar berturut-turut sebesar 17,246% dan 1,211% (A), 18,002% dan 2,034% (B), 5,033% dan 0,823% (C), 0,952% dan 0,575% (D), serta 0,100% dan 5,367% (E). Sampel A, B, dan C memiliki kandungan hidrokuinon yang melebihi batas maksimum yang diizinkan, sementara sampel E mengandung niacinamide dalam jumlah yang melebihi rekomendasi.

Semua sampel mengandung hidrokuinon dan niasinamid dengan nilai berturut-turut 17,246% dan 1,211% (A), 18,002% dan 2,034% (B), 5,033% dan 0,823% (C), 0,952% dan 0,575% (D), serta 0,100% dan 5,367% (E).Sampel A, B, dan C mengandung hidrokuinon melebihi batas maksimum yang diperkenankan, dan sampel E mengandung niasinamid melebihi batas yang direkomendasikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai efek samping penggunaan hidrokuinon dan niasinamid dalam krim pemutih racikan. Selain itu, perlu dilakukan studi komprehensif tentang regulasi dan pengawasan BPOM terhadap krim racikan klinik kecantikan untuk menjamin kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan metode analisis yang lebih sensitif dan spesifik untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar hidrokuinon dan niasinamid dalam krim pemutih racikan.

  1. RJPT - UV Spectrophotometric Quantification of Niacinamide in Pharmaceutical Dosage Form by Multivariate... doi.org/10.52711/0974-360X.2021.00357RJPT UV Spectrophotometric Quantification of Niacinamide in Pharmaceutical Dosage Form by Multivariate doi 10 52711 0974 360X 2021 00357
Read online
File size482.73 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test