UINUIN

Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontaminasi bakteri Coliform pada jamu gendong beras kencur di pasar tradisional di wilayah Sukoharjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode MPN (Most Probable Number), yang terdiri dari dua tahap, yaitu Uji Presumtif dan Uji Konfirmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel dengan kode 1, 2, 5, 6, 7, 8, 11, dan 12 memiliki nilai MPN 0/100 ml. Selanjutnya, sampel dengan kode 3, 4, 9, dan 10 menunjukkan nilai MPN >0/100 ml. Berdasarkan hasil penelitian, sampel yang memenuhi kualitas air minum yang baik berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tahun 2010, adalah sampel dengan kode 1, 2, 5, 6, 7, 8, 11, 12 sedangkan sampel dengan kode 3, 4, 9, 10 tidak memenuhi persyaratan. Perlu adanya edukasi mengenai cara membuat jamu yang baik, sanitasi lingkungan, dan lokasi penjualan jamu yang bersih agar penjual jamu dapat meningkatkan kualitas jamu yang dijual dan memastikan aman untuk dikonsumsi.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa empat sampel jamu gendong beras kencur di Pasar Tradisional wilayah Sukoharjo ditemukan positif mengandung bakteri coliform.Bakteri coliform ditemukan pada Sampel 3 (4/100 ml), Sampel 4 (>1898/100 ml), Sampel 9 (271/100 ml), dan Sampel 10 (190/100 ml).Sementara itu, delapan sampel lainnya negatif mengandung coliform.Perlu adanya edukasi mengenai cara membuat jamu yang baik, sanitasi lingkungan, dan lokasi penjualan jamu yang bersih agar penjual jamu dapat meningkatkan kualitas jamu yang dijual dan memastikan aman untuk dikonsumsi.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti kurangnya perhatian terhadap kebersihan dalam pembuatan dan penjualan jamu gendong beras kencur, serta hasil penelitian yang menunjukkan adanya kontaminasi bakteri coliform, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi jenis bakteri coliform secara spesifik yang terdapat dalam jamu gendong beras kencur, sehingga dapat diketahui sumber kontaminasi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengawetan alami yang efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen dalam jamu gendong beras kencur, dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di Indonesia. Ketiga, penting untuk melakukan studi tentang efektivitas program edukasi dan pelatihan bagi penjual jamu gendong beras kencur dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik sanitasi yang baik, serta dampaknya terhadap kualitas dan keamanan produk jamu. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai permasalahan kontaminasi bakteri pada jamu gendong beras kencur, serta solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk tradisional ini, sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

  1. ISOLASI DAN IDENTIFIKASI ESCHERICHIA COLI PADA AIR WUDHU DI MASJID YANG BERADA DI KOTA TANGERANG | Jurnal... jurnal.poltekkesbanten.ac.id/index.php/Medikes/article/view/154ISOLASI DAN IDENTIFIKASI ESCHERICHIA COLI PADA AIR WUDHU DI MASJID YANG BERADA DI KOTA TANGERANG Jurnal jurnal poltekkesbanten ac index php Medikes article view 154
  2. KEPADATAN BAKTERI COLIFORM SEBAGAI INDIKATOR PENCEMARAN BIOLOGIS DI PERAIRAN PESISIR SEPULUH KABUPATEN... doi.org/10.21107/juvenil.v1i2.7579KEPADATAN BAKTERI COLIFORM SEBAGAI INDIKATOR PENCEMARAN BIOLOGIS DI PERAIRAN PESISIR SEPULUH KABUPATEN doi 10 21107 juvenil v1i2 7579
  3. IDENTIFIKASI BAKTERI PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KOTA MANADO | eBiomedik. identifikasi bakteri... doi.org/10.35790/ebm.2.2.2014.5518IDENTIFIKASI BAKTERI PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KOTA MANADO eBiomedik identifikasi bakteri doi 10 35790 ebm 2 2 2014 5518
Read online
File size372.88 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test