STIKES ISFISTIKES ISFI

JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanJIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan

Telah dilakukan penelitian untuk meng. Sampel cabe merah giling diperoleh dari 5 pasar dan masing-masing pasar dipilih 5 pedagang cabe merah giling. Tahapan pada penelitian ini meliputi preparasi sampel, uji kualitatif kandungan formalin menggunakan pereaksi asam kromatofat, dan analisis kuantitatif formalin menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 566 nm. Hasil penelitian ini menunjukkan 6 dari 25 sampel teridentifikasi mengandung formalin. Analisis kualitatif dengan pereaksi asam kromatofat menunjukkan adanya perubahan warna mejadi kecoklatan. Kadar formalin untuk sampel yang positif diantaranya sample A2 sebesar 0,54 g/kg, B4 sebesar 0,74 g/kg, C2 sebesar 0,56 g/kg, D3 sebesar 0,65 g/kg, E3 sebesar 0,53 g/kg, dan E4 sebesar 0,65 g/kg. Dapat disimpulkan bahwa ditemukannya kandungan formalin pada cabe merah giling pada beberapa titik di pasar tradisional kota Jambi.

Ditemukannya kandungan formalin pada cabe merah giling di beberapa titik di pasar tradisional kota Jambi.Analisis kualitatif menunjukkan perubahan warna menjadi kecoklatan, sedangkan kadar formalin pada sampel positif berkisar antara 0,53 g/kg hingga 0,74 g/kg.Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan formalin sebagai bahan pengawet pada cabe merah giling masih terjadi di pasar tradisional.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang penggunaan formalin pada kesehatan konsumen, terutama anak-anak. Selain itu, perlu dikembangkan metode deteksi formalin yang lebih cepat dan murah untuk digunakan oleh petugas pengawasan makanan di lapangan. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi alternatif bahan pengawet alami yang aman untuk digunakan oleh pedagang pasar tradisional.

Read online
File size315.49 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test