STIKES ISFISTIKES ISFI

JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanJIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan

Pepaya (Carica papaya L.) adalah tanaman yang dapat hidup di berbagai tempat di Indonesia dan memerlukan waktu tumbuh yang relatif singkat. Daun pepaya mengandung karpain alkaloid, karikaksantin, violaksantin, papain, saponins, flavonoids, tannins, karposid dan saponins. Senyawa yang memiliki antibakteri adalah karpain alkaloids. Ointment adalah salah satu persiapan farmasi yang cocok untuk obat penyembuh luka dengan ekstrak daun pepaya. Ointment ini mampu mengobati infeksi yang disebabkan oleh staphylococcus aureus dengan efektivitas besar dan efek samping yang kecil bila dibandingkan dengan penggunaan bahan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan salep ekstrak etanol daun pepaya.

Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan salep ekstrak daun pepaya mempunyai aktiviats antibakteri dengan diameter zona hambat tertinggi pada konsentrasi 40% yaitu sebesar 11,63±0,671441 mm dan terkecil pada konsentrasi 5% yaitu sebesar 5,63±0,550757.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: . 1. Menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun pepaya terhadap bakteri lain selain Staphylococcus aureus, seperti Escherichia coli atau Salmonella typhimurium, untuk mengetahui spektrum antibakterinya yang lebih luas.. 2. Meneliti mekanisme kerja senyawa alkaloid karpain dalam menghambat pertumbuhan bakteri, terutama Staphylococcus aureus, untuk memahami efek antibakterinya secara lebih mendalam.. 3. Mengembangkan formulasi salep ekstrak daun pepaya dengan basis yang berbeda, seperti basis salep yang lebih alami atau dengan penambahan bahan aktif lain, untuk meningkatkan efektivitas dan mengurangi efek samping.

Read online
File size189.01 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test