STIKES ISFISTIKES ISFI

JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanJIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan

Daun sepat (Mitragynaspeciosa) dan daun dadangkak (Hydrolea spinosa L.) merupakan tumbuhan daerah Kalimantan Selatan. Tumbuhan tersebut sering dimanfaatkan secara tradisional untuk mengurangi kadar gula dalam darah dan antibakteri. Efektivitas tersebut diduga karena terdapat aktivitas antioksidan kuat pada senyawa golongan flavonoid. Senyawa golongan flavonoid bekerja melalui mekanisme penangkapan radikal bebas, mengurangi stress oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui profil senyawa flavonoid daun sepat dan daun dadangkak dengan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2picrylhydrazyl).

Hasil skrining fitokimia flavonoid total pada ekstrak.Kadar flavonoid total pada ekstrak metanol daun dadangkak adalah 1.19 mg QE/g ekstrak dan ekstrak metanol daun sepat adalah 43.Aktivitas antioksidan sangat kuat (< 50 μg/mL) terdapat pada kedua ekstrak, yaitu ekstrak metanol daun sepat dan ekstrak metanol daun dadangkak dengan nilai berturut-turut 34.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai profil senyawa flavonoid daun sepat dan daun dadangkak secara lebih mendalam. Selain itu, penelitian tentang aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dapat dikembangkan dengan menggunakan pelarut yang berbeda untuk mengekstrak senyawa antioksidan. Terakhir, penelitian tentang aktivitas antibakteri daun sepat dan daun dadangkak dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi efektivitas tradisionalnya dalam mengurangi kadar gula darah dan antibakteri.

Read online
File size224.52 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test