STIKES ISFISTIKES ISFI
JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanJIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanPemerintah memberlakukan sistem asuransi kesehatan universal untuk seluruh warga negara Indonesia yang disebut dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan). Pada layanan BPJS ada sistem paket pembiayaan tetap berdasarkan tulang yang membutuhkan perencanaan. Dengan adanya tarif paket INA-CBGs, diharapkan akan mampu menekan tingginya biaya kesehatan termasuk biaya pengobatan pada fraktur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya persentase total biaya penggunaan antibiotika dan plate dari total biaya perawatan pasien fraktur tulang secara rill sesuai dengan tarif INA-CBGs di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang disajikan data secara kuantitatif deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel penelitian menggunakan pasien BPJS dengan diagnosa utama fraktur tulang menurut data dari rekam medis selama periode Januari – Desember 2018 di RSUD Ulin Banjarmasin yang sesuai dengan kriteria.
Nilai rata – rata biaya perawatan fraktur tulang menurut kelas yaitu kelas III.348, dan menurut tingkat keparahan yaitu severity level I.Terdapat ketidaksesuaian/ selisih antara biaya perawatan riil dengan tarif paket INA-CBGs pasien fraktur tulang.Dan persentase total biaya penggunaan antibiotika yaitu 0,9% dan plate 45,92% dari total biaya riil perawatan pasien fraktur tulang di RSUD Ulin Banjarmasin.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang secara signifikan mempengaruhi selisih biaya perawatan riil dengan tarif INA-CBGs, seperti jenis tindakan bedah, lama rawat inap, dan penggunaan obat-obatan tertentu. Hal ini penting untuk memahami penyebab utama ketidaksesuaian biaya dan merumuskan strategi yang tepat untuk mengoptimalkan efisiensi biaya. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dapat dilakukan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik pasien (usia, jenis kelamin, tingkat keparahan fraktur) dengan biaya perawatan dan kepuasan pasien. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang berharga bagi rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi biaya perawatan. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman pasien fraktur tulang dalam menghadapi biaya perawatan dan sistem INA-CBGs. Dengan memahami perspektif pasien, rumah sakit dapat merancang program edukasi dan konseling yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman pasien tentang sistem pembiayaan kesehatan dan mengurangi beban finansial yang mereka alami.
| File size | 197.9 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Penanganan tantangan internal serta peningkatan penerapan teknologi dianggap kritis untuk meningkatkan keberhasilan produsen sayuran di provinsi tersebut.Penanganan tantangan internal serta peningkatan penerapan teknologi dianggap kritis untuk meningkatkan keberhasilan produsen sayuran di provinsi tersebut.
STIE TDNSTIE TDN Penelitian ini menggunakan pendekatan library research, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait fintech syariah, akad murakkab, regulasiPenelitian ini menggunakan pendekatan library research, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait fintech syariah, akad murakkab, regulasi
STIE TDNSTIE TDN Konservatisme akuntansi, digitalisasi, dan akuntansi keberlanjutan merupakan tiga pilar penting dalam pelaporan keuangan modern. Konservatisme tetap relevanKonservatisme akuntansi, digitalisasi, dan akuntansi keberlanjutan merupakan tiga pilar penting dalam pelaporan keuangan modern. Konservatisme tetap relevan
STIE TDNSTIE TDN Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada Program Studi Akuntansi Terapan Universitas Negeri Makassar, sementara sampelnya dipilih menggunakanPopulasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada Program Studi Akuntansi Terapan Universitas Negeri Makassar, sementara sampelnya dipilih menggunakan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) dalam mengurangi nyeri pasca operasi danPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) dalam mengurangi nyeri pasca operasi dan
ICIICI Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat (uji chi-square). Instrumen meliputi Aspek Penerapan SpiritualData dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat (uji chi-square). Instrumen meliputi Aspek Penerapan Spiritual
STIKES ISFISTIKES ISFI Daun pepaya mengandung karpain alkaloid, karikaksantin, violaksantin, papain, saponins, flavonoids, tannins, karposid dan saponins. Senyawa yang memilikiDaun pepaya mengandung karpain alkaloid, karikaksantin, violaksantin, papain, saponins, flavonoids, tannins, karposid dan saponins. Senyawa yang memiliki
STIKES ISFISTIKES ISFI Minyak kulit buah jeruk nipis mengandung dua komponen mayor yakni D-limonen dan beta-pinen yang berdasarkan hasil uji in silico molecular docking dimungkinkanMinyak kulit buah jeruk nipis mengandung dua komponen mayor yakni D-limonen dan beta-pinen yang berdasarkan hasil uji in silico molecular docking dimungkinkan
Useful /
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Intervensi ini menghasilkan perubahan perilaku gizi yang berkelanjutan serta memperkuat resiliensi sosial komunitas, sehingga dapat menurunkan risiko stuntingIntervensi ini menghasilkan perubahan perilaku gizi yang berkelanjutan serta memperkuat resiliensi sosial komunitas, sehingga dapat menurunkan risiko stunting
UNUBLITARUNUBLITAR (2) Mendeskripsikan hambatan apa saja yang muncul dalam implementasi kebijakan UU KIP No 14 Tahun 2008 (3) Memahami keberhasilan dalam mengimplementasikan(2) Mendeskripsikan hambatan apa saja yang muncul dalam implementasi kebijakan UU KIP No 14 Tahun 2008 (3) Memahami keberhasilan dalam mengimplementasikan
STIKES ISFISTIKES ISFI Efektivitas tersebut diduga karena terdapat aktivitas antioksidan kuat pada senyawa golongan flavonoid. Senyawa golongan flavonoid bekerja melalui mekanismeEfektivitas tersebut diduga karena terdapat aktivitas antioksidan kuat pada senyawa golongan flavonoid. Senyawa golongan flavonoid bekerja melalui mekanisme
STIKES ISFISTIKES ISFI casturi terhadap ketoksikan akut, gambaran makroskopis dan mikroskopis organ jantung tikus putih jantan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimentalcasturi terhadap ketoksikan akut, gambaran makroskopis dan mikroskopis organ jantung tikus putih jantan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental