UINUIN

Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)

Faringitis atau radang/sakit tenggorokan merupakan penyakit yang umumnya disebabkan oleh virus dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, gejala-gejala yang timbul seperti rasa sakit ketika menelan dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien. Pasien sering datang ke apotek untuk mendapatkan obat tanpa terlebih dahulu melakukan pemeriksaan ke dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran tenaga kefarmasian di wilayah X di propinsi Banten dalam memberikan pelayanan kefarmasian terhadap pasien yang datang dengan keluhan radang tenggorokan.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada metode simulasi pasien.metil prednisolon merupakan obat yang paling banyak diberikan (52%), pertanyaan yang paling banyak diajukan saat melakukan assesment pasien adalah gejala yang dialami (63%) sedangkan pada metode wawancara, tablet hisap mengandung dequalinium klorida merupakan obat yang paling banyak diberikan (78%), pertanyaan yang paling banyak diajukan saat melakukan assesment pasien adalah lama gejala yang dialami (90%).Cara pakai obat menjadi informasi obat yang paling banyak disampaikan pada kedua metode.Secara umum pelayanan pelayanan kefarmasian yang diberikan oleh tenaga kefarmasian kepada pasien dengan masalah sakit tenggorokan masih belum optimal dan perlu ditingkatkan.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian, penting untuk fokus pada peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang obat yang mereka gunakan. Tenaga kefarmasian dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi dan informasi yang akurat kepada masyarakat, terutama dalam hal penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa masih ada praktik penyerahan obat keras tanpa resep dokter di apotek. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tenaga kefarmasian tentang pentingnya resep dokter dalam penggunaan obat-obatan tertentu. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan dalam pengobatan dan meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian secara keseluruhan.

Read online
File size255.47 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test