UINUIN
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)Kulit jeruk merupakan limbah pertanian yang potensial sebagai sumber hesperidin, senyawa flavonoid dengan manfaat farmakologis beragam. Sungguhpun demikian, data komparatif kadar hesperidin antarspesies jeruk masih terbatas khususnya untuk jeruk komersial yang ada di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rendemen dan kadar hesperidin dari berbagai jenis kulit jeruk serta mengevaluasi keandalan metode spektrofotometri UV–Vis dalam penetapan kadarnya. Sampel meliputi jeruk Medan (Citrus sinensis), jeruk baby Java (C. sinensis), jeruk nipis (C. aurantiifolia), jeruk limo (C. amblycarpa), dan jeruk purut (C. hystrix). Ekstraksi dilakukan dengan soxhletasi bertahap menggunakan n-heksana dan metanol, diikuti pengasaman dan kristalisasi. Karakterisasi isolat mencakup uji titik leleh dan kromatografi lapis tipis (KLT), sementara kadar hesperidin diukur pada λ maksimum 283 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis jeruk berpengaruh signifikan terhadap rendemen dan kadar hesperidin yang dihasilkan, dengan kulit jeruk baby Java menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 5,72%, diikuti oleh jeruk Medan (3,98%), jeruk nipis (0,46%), jeruk limo (0,37%), dan jeruk purut (0,16%). Metode spektrofotometri UV-Vis tervalidasi dengan linearitas (r² = 0,998), akurasi (82,00%), dan presisi (%RSD = 0,964%). Analisis lebih lanjut mengonfirmasi isolat jeruk baby Java memiliki konsentrasi hesperidin tertinggi (11,59 ppm; kemurnian 86,14%) dibandingkan hesperidin standar. Temuan ini menunjukkan adanya variabilitas hesperidin antar spesies jeruk serta pentingnya seleksi bahan baku untuk aplikasi farmasi dan nutrasetika.
Jenis jeruk memberikan pengaruh signifikan terhadap rendemen dan kadar hesperidin, dengan kulit jeruk baby Java memiliki kadar tertinggi.Isolasi hesperidin telah berhasil dilakukan meskipun masih memerlukan tahap pemurnian lebih lanjut untuk meningkatkan kemurnian senyawa.Metode spektrofotometri UV-Vis terbukti andal dan valid untuk analisis kuantitatif hesperidin sehingga dapat digunakan dalam penetapan kadar pada bahan alam dari kulit jeruk di Indonesia.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk mengevaluasi pengaruh kondisi tumbuh seperti lokasi, ketinggian, dan iklim terhadap kandungan hesperidin pada berbagai jenis jeruk, agar dapat ditentukan sumber bahan baku yang optimal secara geografis. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif metode pemurnian hesperidin seperti kromatografi kolom atau kristalisasi berulang untuk mengetahui teknik mana yang paling efektif dalam meningkatkan kemurnian isolat dari kulit jeruk baby Java dan Medan. Ketiga, sebaiknya dikaji penerapan metode ekstraksi alternatif seperti ultrasonik atau microwave sebagai pengganti soxhletasi bertahap, untuk mengevaluasi efisiensi, waktu, dan hasil ekstraksi hesperidin secara lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan pendekatan yang lebih mendalam terhadap variabilitas bahan baku, kualitas senyawa hasil isolasi, dan optimasi proses ekstraksi secara berkelanjutan.
- Karakteristik Fisik dan Identifikasi Senyawa pada Minyak Atsiri dari Limbah Kulit Jeruk | Agriprima :... agriprima.polije.ac.id/index.php/journal/article/view/v5i2-eKarakteristik Fisik dan Identifikasi Senyawa pada Minyak Atsiri dari Limbah Kulit Jeruk Agriprima agriprima polije ac index php journal article view v5i2 e
- Ekstraksi Beta Karoten Dari Buah Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis) Dengan Dua Jenis Pelarut | Gorontalo... doi.org/10.32662/gatj.v3i1.1198Ekstraksi Beta Karoten Dari Buah Kelapa Sawit Elaeis Guineensis Dengan Dua Jenis Pelarut Gorontalo doi 10 32662 gatj v3i1 1198
- Hesperidin from citrus peel waste: extraction and its health implications | Quality Assurance and Safety... qascf.com/index.php/qas/article/view/1256Hesperidin from citrus peel waste extraction and its health implications Quality Assurance and Safety qascf index php qas article view 1256
| File size | 722.95 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UWMYUWMY Parameter yang diamati meliputi viskositas, tekstur, stabilitas emulsi, warna, pH, kadar air, kadar lemak, dan kadar protein. Formula IPK 4% terpilih sebagaiParameter yang diamati meliputi viskositas, tekstur, stabilitas emulsi, warna, pH, kadar air, kadar lemak, dan kadar protein. Formula IPK 4% terpilih sebagai
UM SURABAYAUM SURABAYA Batas – batas Atterberg Limit tanah asli diperoleh batas cair (LL) sebesar 66,10%, Plastic Limit (PL) sebesar 32,46% sehingga didapatkan nilai PlasticityBatas – batas Atterberg Limit tanah asli diperoleh batas cair (LL) sebesar 66,10%, Plastic Limit (PL) sebesar 32,46% sehingga didapatkan nilai Plasticity
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Minyak esensial dari daun eucalyptus (Eucalyptus globulus) dapat digunakan sebagai bahan obat karena mengandung senyawa cineole yang memiliki sifat analgesikMinyak esensial dari daun eucalyptus (Eucalyptus globulus) dapat digunakan sebagai bahan obat karena mengandung senyawa cineole yang memiliki sifat analgesik
UYPUYP Karakteristik kimianya meliputi kadar air 11,30%, abu 1,89%, lemak 0,18%, protein 1,73%, karbohidrat by different 84,80%, dan serat pangan 5,40%. Uji hedonikKarakteristik kimianya meliputi kadar air 11,30%, abu 1,89%, lemak 0,18%, protein 1,73%, karbohidrat by different 84,80%, dan serat pangan 5,40%. Uji hedonik
ARITEKINARITEKIN Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dua karakteristik fisik utama pada genteng beton, yaitu beban lentur dan daya serap air, dengan menggunakan pendekatanKajian ini bertujuan untuk menganalisis dua karakteristik fisik utama pada genteng beton, yaitu beban lentur dan daya serap air, dengan menggunakan pendekatan
POLITANI KOEPOLITANI KOE Tingginya permintaan energi dan keterbatasan sumber daya fosil mendorong perlunya bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah biomassaTingginya permintaan energi dan keterbatasan sumber daya fosil mendorong perlunya bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah biomassa
UnmulUnmul Perlakuan terdiri atas enam level yaitu: P1 (pakan komersil), P2(limbah pasar segiri dengan level 4%), P3 (limbah pasar segiri dengan level 8%), P4 (limbahPerlakuan terdiri atas enam level yaitu: P1 (pakan komersil), P2(limbah pasar segiri dengan level 4%), P3 (limbah pasar segiri dengan level 8%), P4 (limbah
UM SURABAYAUM SURABAYA Plester hidrogel juga memberikan sensasi dingin pada area luka sehingga meningkatkan kenyamanan dan penerimaan pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwaPlester hidrogel juga memberikan sensasi dingin pada area luka sehingga meningkatkan kenyamanan dan penerimaan pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
Useful /
UWMYUWMY Penelitian ini menggunakan eksperimen murni dengan RAL. Teknik pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Dilaksanakan di Desa Minggiran,Penelitian ini menggunakan eksperimen murni dengan RAL. Teknik pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Dilaksanakan di Desa Minggiran,
UWMYUWMY Maksud percobaan ini adalah untuk mengevaluasi efek penurunan kolesterol dari diet tempe dan ekskresi kolesterol pada tikus. Sebanyak 30 ekor tikus SpragueMaksud percobaan ini adalah untuk mengevaluasi efek penurunan kolesterol dari diet tempe dan ekskresi kolesterol pada tikus. Sebanyak 30 ekor tikus Sprague
UINUIN Metode yang digunakan berupa spektrofotometri UV-Vis secara simultan. Penelitian ini diawali dengan validasi metode analisis berdasarkan parameter validasi.Metode yang digunakan berupa spektrofotometri UV-Vis secara simultan. Penelitian ini diawali dengan validasi metode analisis berdasarkan parameter validasi.
UINUIN Analisis kuantitatif menunjukkan konsumsi antibiotik total pada pasien pediatrik mencapai 39,27 DDD per 100 hari pasien, sedangkan pada dewasa mencapaiAnalisis kuantitatif menunjukkan konsumsi antibiotik total pada pasien pediatrik mencapai 39,27 DDD per 100 hari pasien, sedangkan pada dewasa mencapai