GUBUGJOURNALGUBUGJOURNAL

El Muntashir: Journal of Quranic StudiesEl Muntashir: Journal of Quranic Studies

Para penggagas khilafah Islamiyyah kerapkali menjadikan Al-Quran sebagai dalih untuk membenarkan gagasannya, tak terkecuali Rokhmat S. Labib ketika memaknai Qs. Al-Baqarah [2] : 30, Qs. Al-Nisa [4] : 59, dan Qs. Al-Maidah [5] : 49. Ayat-ayat tersebut baginya memerintahkan umat Islam untuk menegakkan khilafah Islamiyyah. Penulis menawarkan pola pembacaan historis dan kronologis atas tiga ayat tersebut dengan menggunakan susunan kronologi Mushaf Mesir. Tulisan ini berkesimpulan bahwa ayat-ayat tersebut sama sekali tidak berbicara mengenai kewajiban menegakkan khilafah Islamiyyah, melainkan sejauhmana seseorang taat terhadap pemimpinnya. Konsep al-Din wa al-Daulah yang dijadikan dalih juga berasal dari kesalahan al-Ghazali dalam memandang ungkapan tersebut sebagai hadis, padahal narasi itu berasal dari ungkapan kerajaan Persia Sasaniyyah. Hubungan antara agama dan Negara lebih bersifat simbiotik, dalam artian nilai-nilai agama dan di luar agama saling mengisi dengan satu tujuan terciptanya kesejahteraan, kedamaian, dan kebahagiaan masyarakat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa ayat-ayat yang sering dijadikan dalil untuk menegakkan khilafah Islamiyah sebenarnya berbicara tentang pentingnya ketaatan terhadap pemimpin, bukan kewajiban mendirikan negara khilafah.Konsep al-Din wa al-Daulah yang menjadi landasan gagasan khilafah ternyata berasal dari kesalahan interpretasi al-Ghazali terhadap tradisi Persia Sasaniyah.Oleh karena itu, hubungan ideal antara agama dan negara adalah bersifat simbiotik, di mana nilai-nilai agama dan negara saling melengkapi untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menelusuri lebih dalam pengaruh pemikiran politik Persia Sasaniyah terhadap konsep kekhalifahan dalam tradisi Islam klasik. Selain itu, perlu dilakukan kajian komparatif mengenai interpretasi ayat-ayat khilafah dalam berbagai aliran pemikiran Islam untuk memahami perbedaan pandangan dan implikasinya terhadap wacana politik kontemporer. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model hubungan antara agama dan negara yang lebih inklusif dan kontekstual, dengan mempertimbangkan nilai-nilai universal seperti keadilan, kesetaraan, dan toleransi, serta mengakomodasi dinamika sosial dan politik yang terus berkembang. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya khazanah pemikiran Islam dan menawarkan solusi alternatif terhadap berbagai permasalahan sosial dan politik yang dihadapi oleh umat Islam di era modern.

  1. #integrasi nilai agama#integrasi nilai agama
  2. #khilafah islamiyah#khilafah islamiyah
Read online
File size404.87 KB
Pages20
Short Linkhttps://juris.id/p-25n
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test