STIK KENDALSTIK KENDAL

IstifkarIstifkar

Era modernisasi membawa perubahan besar dalam kehidupan, termasuk pembentukan karakter remaja. Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk akhlak mulia di tengah tantangan modern. Fenomena ini membawa dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, budaya, dan agama. Di satu sisi, kemajuan teknologi dan informasi membuka cakrawala pengetahuan yang luas. Di tengah era modernisasi, remaja menjadi kelompok yang paling rentan terpengaruh oleh perubahan ini. Dalam Al-quran dijelaskan betapa pentingnya akhlak bagi kehidupan manusia. Tujuan dari penulisan artikel ini membahas tentang dampak dari pendidikan agama Islam, tantangan yang dihadapi di era modernisasi, serta solusi untuk menjawab tantangan tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang terpapar pada pendekatan pendidikan agama yang inovatif dan relevan cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang nilai-nilai moral, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan berbasis agama memiliki potensi besar dalam membentuk karakter remaja yang kuat dan berintegritas di tengah tantangan modernisasi. Namun, keberhasilan implementasinya membutuhkan komitmen semua pihak, termasuk pendidik, orang tua, dan masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, PAI dapat menjadi benteng moral yang kokoh bagi generasi muda untuk menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas mereka.

Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk akhlak remaja di era modern.Fenomena ini membawa dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, budaya, dan agama.Pendidikan Agama Islam memberikan kontribusi yang signifikan untuk mengembangkan sifat-sifat karakter yang kuat dan positif pada kaum muda, dengan menekankan nilai-nilai moral, etika, dan social.Namun, tidak dapat disangkal bahwa modernisasi juga membawa tantangan tersendiri dalam penerapan pendidikan agama.Oleh karena itu perlunya pendidikan agama islam untuk memperkokoh iman dan akhlak remaja di era modernisasi ini agar tidak terbawa arus zaman.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang potensial. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model pendidikan agama berbasis teknologi digital dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Islam pada remaja, dengan fokus pada pengembangan aplikasi atau platform pembelajaran yang interaktif dan menarik. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran keluarga dalam membentuk akhlak remaja di era modern, termasuk strategi komunikasi dan pengasuhan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai agama. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pendidikan agama dalam membentuk akhlak remaja di berbagai konteks sosial dan budaya, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat ekonomi, tingkat pendidikan orang tua, dan pengaruh lingkungan sekitar. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana pendidikan agama dapat secara efektif membentuk karakter remaja yang berakhlak mulia dan mampu menghadapi tantangan modernisasi.

  1. #strategi komunikasi#strategi komunikasi
  2. #pengembangan aplikasi#pengembangan aplikasi
Read online
File size370.07 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-3bl
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test