RESEARCHHUBRESEARCHHUB
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan IndonesiaJurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan IndonesiaPoliomyelitis adalah penyakit menular akibat virus yang dapat menimbun kelemahan otot permanen serta kelumpuhan. WHO melaporkan ribuan anak di seluruh dunia terkena setiap harinya. Pengetahuan ibu mengenai imunisasi oral polio vaccine (OPV) menjadi penentu kepatuhan jadwal immunisasi. Tujuan studi ini ialah menelaah hubungan antara tingkat pengetahuan ibu balita terhadap waktu pemberian imunisasi polio di Puskesmas Kedawung, Cirebon. Desain penelitian potong lintang dilakukan pada 44 responden ibu yang mengunjungi Puskesmas Kedawung ketiga bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner 20 item dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menemukan 54,5% memiliki pengetahuan cukup, 29,5% kurang, dan 15,9% baik. Uji statistik membuktikan hubungan bermakna (p = 0,027) antara tingkat pengetahuan ibu dengan kepatulan waktu imunisasi polio. Ibu dengan pengetahuan baik cenderung tepat waktu, sedangkan pengetahuan kurang terkait dengan penundaan imunisasi. Pengetahuan menentukan perilaku; maka peningkatan penyuluhan oleh petugas kesehatan sangat diperlukan agar cakupan imunisasi meningkat dan kasus polio menurun di wilayah setempat.
Tingkat pengetahuan ibu balita di Puskesmas Kedawung didominasi kategori cukup (54,5%).Analisis Chi-Square memperlihatkan hubungan bermakna (p = 0,027) antara pengetahuan ibu dan ketepatan waktu pemberian imunisasi polio.Ibu yang berpengetahuan baik lebih patuh terhadap jadwal imunisasi, sebaliknya pengetahuan kurang meningkatkan risiko penundaan.Peningkatan penyuluhan rutin melalui media yang mudah dijangkau sangat penting untuk memperluas pemahaman masyarakat guna menurunkan kejadian polio di wilayah tersebut.
Berdasarkan kekurangan informasi dan hasil penelitian, diusulkan tiga ide studi lanjutan. Pertama, bagaimana efektivitas aplikasi seluler pengingat otomatis berbasis usia bayi dalam meningkatkan kepatuhan imunisasi polio di desa serupa? Kedua, apakah pendekatan ceramah menyasar nenek, ayah, serta tokoh agama dapat memperluas dampak pengetahuan dibanding penyuluhan ibu saja? Ketiga, studi kuantitatif longitudinal tiga tahun diperlukan untuk menelusuri apakah intervensi edukasi kombinasi (leaflet bergambar, puppet show, dan konseling individu) benar-benar menurunkan angka kejadian polio secara nyata. Ketiga topik ini bertujuan membangun model intervensi komprehensif, melibatkan keluarga luas, dan memastikan efek jangka panjang sehingga Indonesia dapat bebas polio secara berkelanjutan.
| File size | 308.59 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
PRINPRIN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kondisi kematangan karier siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Padang Lawas Utara terdapat 15 siswaBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kondisi kematangan karier siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Padang Lawas Utara terdapat 15 siswa
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Studi ini juga menunjukkan bahwa dukungan organisasi memediasi hubungan antara kualitas kehidupan kerja dan kepuasan kerja, di mana perasaan dihargai danStudi ini juga menunjukkan bahwa dukungan organisasi memediasi hubungan antara kualitas kehidupan kerja dan kepuasan kerja, di mana perasaan dihargai dan
ORLIORLI Hasil: Temuan terbanyak adalah waktu uji sakarin normal pada 46 pasien (90%), dan uji sakarin berkepanjangan pada 5 pasien (12%). Rerata uji sakarin padaHasil: Temuan terbanyak adalah waktu uji sakarin normal pada 46 pasien (90%), dan uji sakarin berkepanjangan pada 5 pasien (12%). Rerata uji sakarin pada
MALAHAYATIMALAHAYATI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Populasi mencakup 320 bidan aktif di Kota Balikpapan,Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Populasi mencakup 320 bidan aktif di Kota Balikpapan,
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Di Indonesia sendiri, diperkirakan ada sekitar 18,9 juta anak di bawah usia 15 tahun yang mengalami gangguan penglihatan akibat myopia. Kondisi ini umumnyaDi Indonesia sendiri, diperkirakan ada sekitar 18,9 juta anak di bawah usia 15 tahun yang mengalami gangguan penglihatan akibat myopia. Kondisi ini umumnya
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitis dengan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif analitis menggunakan desain potong lintang,Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitis dengan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif analitis menggunakan desain potong lintang,
DAARULHUDADAARULHUDA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu dengan Balita (0-5 Tahun) Terhadap Imunisasi Dasar Lengkap di Kabupaten Cianjur.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu dengan Balita (0-5 Tahun) Terhadap Imunisasi Dasar Lengkap di Kabupaten Cianjur.
UNTAG SMDUNTAG SMD Orang tua dengan anak berkebutuhan khusus seringkali kesulitan menerima kondisi anak yang berbeda dari anak normal. Orang tua dengan anak cacat merasaOrang tua dengan anak berkebutuhan khusus seringkali kesulitan menerima kondisi anak yang berbeda dari anak normal. Orang tua dengan anak cacat merasa
Useful /
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan perhitungan statistik untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ValueData yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan perhitungan statistik untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Value
DAARULHUDADAARULHUDA Dari jumlah 165 responden, hampir seluruhnya memiliki sikap negatif namun motivasi sedang sebanyak 64 responden (86,5%). Sikap negatif wanita usia suburDari jumlah 165 responden, hampir seluruhnya memiliki sikap negatif namun motivasi sedang sebanyak 64 responden (86,5%). Sikap negatif wanita usia subur
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Keterlibatan siswa meningkat dari 70,6% menjadi 99,6%. Meskipun menghadapi tantangan seperti partisipasi rendah dan pengelolaan kelas, penyesuaian padaKeterlibatan siswa meningkat dari 70,6% menjadi 99,6%. Meskipun menghadapi tantangan seperti partisipasi rendah dan pengelolaan kelas, penyesuaian pada
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Komitmen Organisasi tidak memoderasi hubungan antara Implementasi Anggaran dan Penyerapan Anggaran. Namun, Komitmen Organisasi berperan dalam memoderasiKomitmen Organisasi tidak memoderasi hubungan antara Implementasi Anggaran dan Penyerapan Anggaran. Namun, Komitmen Organisasi berperan dalam memoderasi