RESEARCHHUBRESEARCHHUB
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan IndonesiaJurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan IndonesiaProses persalinan berhubungan dengan rasa nyeri yang dirasakan oleh ibu hamil saat melahirkan, terutama di saat fase aktif persalinan pervaginam pada tahapan pertama. Perlu dilakukan suatu cara untuk dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa nyeri yang dirasakan oleh ibu melahirkan, salah satu metode yang dapat diterapkan ialah melalui endorphin massage yang merupakan suatu teknik sentuhan kategori ringan dalam pengelolaan rasa sakit dan relaksasi. Tujuan penelitian ini ialah guna untuk mengetahui pengaruh endorphin massage atas intensitas rasa nyeri pada kala I. Desain penelitian yang diterapkan ialah metode studi kasus dengan rancangan pretest dan posttest. Sampel dalam penelitian yaitu Ny. A 22 tahun, G2P1A0, UK 38 minggu 5 hari. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada 16 Mei 2022. Instrumen penelitian menggunakan numerik rating scale (NRS) dengan skala 1-10, score 0 tidak nyeri, score 1-3 nyeri ringan, score 4-6 nyeri sedang, score 7-10 nyeri berat. Metode Penelitian yang dilakukan berupa memberikan terapi massage endorphin dengan cara ibu berbaring secara miring dimana bantal diletakkan pada bagian belakang punggung dan pada sela-sela kaki dimana kegunaannya untuk menyangga. Kemudian dilakukan pemberian tekanan secara sedang selama 10 menit. Pijatan dilakukan dari kepala dan leher selanjutnya pada bagian punggung, pinggang dan kaki. Hasil didapatkan nilai skala pada angka 7 sebelum perlakuan dan angka 4 setelah perlakuan endorphin massage, yang memiliki artian bahwasanya terdapat pengaruh pemberian massage endorphin terhadap penurunan intensitas nyeri yang terjadi pada ibu kala I.
Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan numeric rating scale (NRS) dengan penurunan skala dari angka 7 ke angka 4, terjadi penurunan intensitas nyeri saat bersalin di kala I setelah diberikan massage endorphin.Petugas kesehatan atau bidan harus memperhatikan peningkatan mutu dalam layanan kesehatan secara optimal, di antaranya dengan melakukan sosialisasi atau penyuluhan serta menyebarkan leaflet kepada ibu yang akan melahirkan mengenai manfaat massage endorphin dalam mengurangi rasa nyeri pada proses persalinan.
Apakah penerapan endorphin massage secara berulang pada setiap fase persalinan kala I dapat memberikan pengurangan nyeri yang lebih signifikan dan berkelanjutan? Bagaimana perbandingan efektivitas endorphin massage yang dilakukan oleh bidan profesional dengan yang diajarkan pada pasangan atau pendamping persalinan? Apakah kombinasi endorphin massage dengan teknik nonfarmakologis lain seperti aromaterapi atau akupresur dapat menghasilkan efek sinergis dalam menurunkan intensitas nyeri serta kecemasan ibu bersalin?.
| File size | 591.61 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-25a |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Studi ini menyimpulkan bahwa birth ball dapat menjadi pilihan yang aman dan efektif dalam manajemen nyeri persalinan, namun diperlukan penelitian lebihStudi ini menyimpulkan bahwa birth ball dapat menjadi pilihan yang aman dan efektif dalam manajemen nyeri persalinan, namun diperlukan penelitian lebih
ARIKESIARIKESI Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat menurunkan intensitas nyeri adalah pijat punggung dengan Virgin Coconut Oil (VCO). Penelitian ini bertujuanSalah satu terapi non-farmakologis yang dapat menurunkan intensitas nyeri adalah pijat punggung dengan Virgin Coconut Oil (VCO). Penelitian ini bertujuan
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Metoda pengumpulan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Pengumpulan data menggunakan skala intensitas nyeri Face RatingMetoda pengumpulan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Pengumpulan data menggunakan skala intensitas nyeri Face Rating
STIKESGHSBYSTIKESGHSBY Perlunya kombinasi intervensi non fatmakologis agar mendapatkan hasil yang optimal. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan.Perlunya kombinasi intervensi non fatmakologis agar mendapatkan hasil yang optimal. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan.
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Skala Peringkat Numerik (NRS) digunakan untuk mengukur nyeri dan metode ELIZA untuk mengukur kadar beta-endorfin. Analisis data menggunakan uji-t independenSkala Peringkat Numerik (NRS) digunakan untuk mengukur nyeri dan metode ELIZA untuk mengukur kadar beta-endorfin. Analisis data menggunakan uji-t independen
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Kruskal Wallis juga digunakan untuk distribusi data non-normal. Hasil: Terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri yang signifikan secara statistik sebelumKruskal Wallis juga digunakan untuk distribusi data non-normal. Hasil: Terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri yang signifikan secara statistik sebelum
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Latar belakang: Komplikasi nifas salah satunya adalah subinvolusi uterus yang dapat menyebabkan perdarahan hingga kematian ibu. Pijat oksitosin dapat merangsangLatar belakang: Komplikasi nifas salah satunya adalah subinvolusi uterus yang dapat menyebabkan perdarahan hingga kematian ibu. Pijat oksitosin dapat merangsang
CERICCERIC Hasil uji manfaat menunjukkan bahwa sediaan krim uji mampu menurunkan intensitas nyeri haid primer secara signifikan dibandingkan krim plasebo. SediaanHasil uji manfaat menunjukkan bahwa sediaan krim uji mampu menurunkan intensitas nyeri haid primer secara signifikan dibandingkan krim plasebo. Sediaan
Useful /
UMPOUMPO Simon dan merefleksikan kembali konsep rasionalitas yang kita terima selama ini. Kesadaran atas keterbatasan rasionalitas penting untuk membangun caraSimon dan merefleksikan kembali konsep rasionalitas yang kita terima selama ini. Kesadaran atas keterbatasan rasionalitas penting untuk membangun cara
UMPOUMPO Lokasi penelitian ini adalah di Kecamatan Ponorogo (Kecamatan Kota) Kabupaten Ponorogo Propinsi Jawa Timur, dengan jumlah kelurahan sebanyak 19 (sembilanLokasi penelitian ini adalah di Kecamatan Ponorogo (Kecamatan Kota) Kabupaten Ponorogo Propinsi Jawa Timur, dengan jumlah kelurahan sebanyak 19 (sembilan
UMWUMW Berdasarkan pengukuran yang dilakukan 10 kali menggunakan alat project dan dengan tensimeter buatan pabrik terdapat beberapa selisih pada tiap perbandinganBerdasarkan pengukuran yang dilakukan 10 kali menggunakan alat project dan dengan tensimeter buatan pabrik terdapat beberapa selisih pada tiap perbandingan
UMWUMW Dalam penelitian ini dirancang alat terapi sinusitis dengan metode getar dan infrared agar dapat mengurangi nyeri dan memberikan efek relaksasi. Alat terapiDalam penelitian ini dirancang alat terapi sinusitis dengan metode getar dan infrared agar dapat mengurangi nyeri dan memberikan efek relaksasi. Alat terapi