STFXAMBONSTFXAMBON
Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius AmbonFides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius AmbonArtikel ini mengkaji etika niat Pierre Abelard (intentio dan consensus) serta relevansinya bagi agensi moral lintas iman di Indonesia kontemporer. Jika etika abad pertengahan umumnya menekankan hukum eksternal dan kepatuhan ritual, Abelard justru menempatkan bobot moral pada disposisi batin kehendak. Kerangka ini memungkinkan pengakuan etis melampaui batas konfesi, dengan menegaskan bahwa individu di luar iman Kristen tetap dapat bertindak secara moral melalui hukum kodrat (lex naturalis). Dengan menggunakan hermeneutika filosofis yang diinspirasi Gadamer dan Ricoeur, penelitian ini menafsirkan Scito te ipsum, Collationes, dan Commentaria in Romanos, serta mendialogkannya dengan wacana moderasi beragama di Indonesia dan pemikiran Nurcholish Madjid serta Yudi Latif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fokus Abelard pada niat beresonansi dengan konsep agama sipil dan kemanusiaan bersama, sekaligus menyingkap ketegangan dengan eksklusivisme teologis. Kesimpulan menegaskan bahwa etika niat Abelard dapat menjadi jembatan konseptual antara identitas iman partikular dan nilai-nilai universal, memperkaya pendidikan moral, dialog antaragama, dan kebijakan moderasi beragama.
Etika niat Abelard menawarkan relevansi mendalam bagi konteks pluralisme keagamaan di Indonesia dengan menempatkan disposisi batin sebagai inti moralitas.Kerangka ini memungkinkan pengakuan agensi moral lintas iman tanpa mengaburkan identitas iman partikular.Pemikiran Abelard dapat menjadi landasan dialog etis yang menekankan kesamaan moral dan mendorong harmoni dalam masyarakat majemuk.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara etika niat Abelard dan konsep niyat dalam tradisi Islam, khususnya dalam fiqh dan tasawuf, untuk mengidentifikasi titik temu dan perbedaan yang signifikan. Selain itu, studi empiris dapat dilakukan untuk menguji efektivitas integrasi prinsip-prinsip Abelard ke dalam kurikulum pendidikan karakter di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan kesadaran moral dan toleransi antariman. Terakhir, penelitian dapat memperluas cakupan analisis dengan mengkaji bagaimana etika niat dapat diterapkan dalam konteks kebijakan publik, khususnya dalam merumuskan regulasi yang adil dan inklusif bagi semua warga negara, tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan mereka, sehingga memperkuat landasan etis bagi moderasi beragama dan kehidupan berbangsa yang harmonis.
| File size | 228.03 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAUINSA Oleh karena itu, kolaborasi antara pendidik, lembaga pendidikan, dan teknologi menjadi penting untuk menghasilkan model pembelajaran yang efektif dalamOleh karena itu, kolaborasi antara pendidik, lembaga pendidikan, dan teknologi menjadi penting untuk menghasilkan model pembelajaran yang efektif dalam
JPPIJPPI Namun, pendidikan Islam mengintegrasikan nilai-nilai keimanan, pengetahuan, dan amal untuk membentuk pribadi yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi,Namun, pendidikan Islam mengintegrasikan nilai-nilai keimanan, pengetahuan, dan amal untuk membentuk pribadi yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi,
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Dengan memiliki karakter sebagaimana tuntunan agama, akan menjadikan manusia dapat dengan leluasa menjalani kehidupan di dunia, dan di akhirat akan dimuliakanDengan memiliki karakter sebagaimana tuntunan agama, akan menjadikan manusia dapat dengan leluasa menjalani kehidupan di dunia, dan di akhirat akan dimuliakan
STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM Hasil penelitian menunjukkan 1) Pemahaman mahasiswa dalam wawasan keagamaan sangat tinggi. 2) Mahasiswa cenderung mencari informasi keagamaan melalui mediaHasil penelitian menunjukkan 1) Pemahaman mahasiswa dalam wawasan keagamaan sangat tinggi. 2) Mahasiswa cenderung mencari informasi keagamaan melalui media
IAIDUKANDANGANIAIDUKANDANGAN Berdasarkan temuan penelitian mengenai penggunaan media pembelajaran berbasis ICT dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum, dapat disimpulkanBerdasarkan temuan penelitian mengenai penggunaan media pembelajaran berbasis ICT dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum, dapat disimpulkan
AN NADWAHAN NADWAH Kesempurnaan itu terletak pada akalnya. Selain dengan akalnya, manusia juga memiliki otak sebagai pusat kontrol seluruh aktivitas manusia. Artikel iniKesempurnaan itu terletak pada akalnya. Selain dengan akalnya, manusia juga memiliki otak sebagai pusat kontrol seluruh aktivitas manusia. Artikel ini
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Alat Peraga Edukatif (APE) Pop-Up bertemakan Lindungi Alam dirancang untuk mengembangkan cara belajar anak agar lebih menarik. Selain itu, APE ini merupakanAlat Peraga Edukatif (APE) Pop-Up bertemakan Lindungi Alam dirancang untuk mengembangkan cara belajar anak agar lebih menarik. Selain itu, APE ini merupakan
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Kaidah norma yang diyakini oleh ibu hamil sesuai tradisinya memiliki peran yang tidak kalah penting, menjadi sesuatu yang dilakukan secara turun temurunKaidah norma yang diyakini oleh ibu hamil sesuai tradisinya memiliki peran yang tidak kalah penting, menjadi sesuatu yang dilakukan secara turun temurun
Useful /
UINSAUINSA Buah-buahan dianggap sebagai nikmat yang harus disyukuri dan dijaga dalam Islam. Dalam Al-Quran, Allah SWT menggambarkan buah sebagai bagian dari kenikmatanBuah-buahan dianggap sebagai nikmat yang harus disyukuri dan dijaga dalam Islam. Dalam Al-Quran, Allah SWT menggambarkan buah sebagai bagian dari kenikmatan
UINSAUINSA Dengan demikian, strategi inovatif dalam PAI dapat meningkatkan akhlak, kemandirian spiritual, dan membentuk karakter berintegritas. Strategi pembelajaranDengan demikian, strategi inovatif dalam PAI dapat meningkatkan akhlak, kemandirian spiritual, dan membentuk karakter berintegritas. Strategi pembelajaran
UINSAUINSA Maka guru harus mampu mengemban tugasnya agar tidak melenceng dari ajaran Islam. Penelitian ini berfokus pada bagaimana manifestasi kode etik guru PAIMaka guru harus mampu mengemban tugasnya agar tidak melenceng dari ajaran Islam. Penelitian ini berfokus pada bagaimana manifestasi kode etik guru PAI
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Dengan menghasilkan 326 unit ecobrick dan plang nama nagari sebagai produk simbolik, kegiatan ini memperkuat nilai edukasi lingkungan dan mendukung pencapaianDengan menghasilkan 326 unit ecobrick dan plang nama nagari sebagai produk simbolik, kegiatan ini memperkuat nilai edukasi lingkungan dan mendukung pencapaian